DPRD Minta Pemkab Kuansing Prioritaskan Tunda Bayar
Hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing mengalami tunda bayar.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Ketua Komisi I DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) Syafriadi meminta Pemkab mengutamakan persoalan tunda bayar yang membelit setelah terjadinya defisit anggaran.
Menurut Syafriadi, hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing mengalami tunda bayar.
"Saat kami hearing dengan OPD, hampir seluruh OPD mengalami tunda bayar. Jika ditotal secara keseluruhan mencapai Rp 197 miliar," ujar Syafriadi, Senin (21/4/2025).
Syafriadi menegaskan pembayaran tunda bayar bukan hal yang mesti ditunda-tunda.
Keterlambatan pembayaran yang terjadi dalam waktu lama akan berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat.
"Jika dibiarkan terus menerus, tentu akan berakibat pada lesunya perekonomian masyarakat," ujar Syafriadi.
Syafriadi pun mewanti-wanti agar proses pembayaran tunda bayar telah melalui tahap pemeriksaan dari Inspektorat agar tidak menjadi temuan dan persoalan hukum di masa datang.
Baca juga: PN Teluk Kuantan Tetapkan Oknum DPRD Kuansing Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Korban Kecewa
Baca juga: Berikut Jadwal Event Pacu Jalur Kuansing 2025, Tahun ini Beda
Hal itu untuk meminimalisir penyimpangan atau ketidaksesuaian yang mungkin terjadi.
"Jangan sampai menimbulkan persoalan baru. Niat mau bayar utang malah terjerat hukum," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Kuansing Suhardiman Amby berkomitmen bahwa Pemkab akan menuntaskan persoalan tunda bayar.
Namun, penyelesaian tersebut dilakukan secara bertahap sesuai anggaran yang tersedia.
"Kita akan tuntaskan, namun harus sesuai anggaran," ujar Suhardiman Amby.
(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)
| Dana Desa Dipangkas Hingga 50 Persen Lebih, Pemkab Kuansing Minta Desa Berinovasi |
|
|---|
| Berpotensi Tingkatkan PAD dan PADes, Bupati Kuansing Dorong BUMD dan BUMDes Beli Emas Tambang Rakyat |
|
|---|
| Pemkab Kuansing Menargetkan PAD 2026 Hanya Rp 255 Miliar, Bupati Suhardiman Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Tolak Pembongkaran, Belasan Pemilik Kios dan Pedagang Pasar Bawah Taman Jalur Kuansing Gelar Aksi |
|
|---|
| Bupati Kuansing Minta Pedagang Segera Kosongkan Kios Taman Jalur, 20 Januari Dibongkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Suasana-Kantor-DPRD-Kuansing-Jumat-1422025.jpg)