Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pemda Pelalawan Libatkan Perusahaan Swasta Perbaiki Jalan Kerusakan Lintas Bono

Pemkab Pelalawan perusahaan swasta dalam memperbaiki kerusakan Jalan Lintas Bono (Jalisbon) yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Foto/Dok Diskominfo Pelalawan
PERBAIKAN JALAN - Rapat rencana pemeliharaan dan perbaikan Jalan Lintas Bono (Jalisbon) di Kantor Bappeda yang dipimpin oleh Bupati Pelalawan H Zukri melibatkan seluruh instansi dan perusahaan swasta, Selasa (29/4/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melibatkan perusahaan swasta dalam memperbaiki kerusakan Jalan Lintas Bono (Jalisbon) yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.

Rapat peningkatan dan pemeliharaan Jalisbon digelar di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa (29/4/2025).

Rapat yang dipimpin Bupati Pelalawan H Zukri ini mengundang seluruh instansi terkait, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

Ada juga dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau yang diwakili Kabid Bina Marga Teza Darsa. 

Seluruh perusahaan yang beroperasi di sepanjang Jalisbon turut diundang dalam pertemuan.

"Jalan Lintas Bono ini jalur vital bagi masyarakat dan sangat dibutuhkan penanganan serius, sesegera mungkin," tutur Bupati Zukri dalam pertemuan, Selasa (29/4/2025).

Zukri mengungkapkan, kerusakan Jalisbon telah menjadi keluhan utama masyarakat. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kondisinya menghambat distribusi barang dan jasa.

Otomatis berpengaruh terhadap roda perekonomian daerah. 

Bupati Pelalawan dua periode ini menekankan, permasalahan jalan tidak hanya disebabkan oleh kendaraan bertonase tinggi yang selama ini melintas.

Tetapi juga oleh kondisi lingkungan sekitarnya seperti kanal-kanal air yang melintas di sepanjang jalan, ditambah kontur tanah gambut menyebabkan tanah terus mengalami penurunan. 

"Alhasil kondisi jalan saat ini  berada di bawah level air permukaan. Perusahaan swasta juga harus terlibat aktif mengatasi masalah ini," tandasnya. 

Selain itu, perusahaan-perusahaan yang beroperasi harus menjaga kelestarian lingkungan dan berkontribusi terhadap infrastruktur daerah.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Riau, Teza Darsa, mengutarakan dana untuk perbaikan jalan sudah dialokasikan dalam APBD provinsi.

Namun, pihaknya masih menghadapi kendala teknis berupa sulitnya akses masuk bagi alat berat ke lokasi perbaikan.

“Masih terkendala akses yang belum memadai kalau turun ke lokasi membawa alat berat. Kami berharap bantuan dari Pemkab untuk membuka jalan poros sebagai akses kerja," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved