Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

GEGER, Waria Ceramah Ala Ustadz tapi Pakai Jilbab dan Baju Panjang, Netizen Ingatkan Tobat

Geger seorang waria yang memberikan ceramah. Namun ia berpakaian ala busana muslimah. Netizen langsung minta yang bersangkutan tobat

Editor: Budi Rahmat
Tribunnews/net
WARIA CERAMAH- Geger, seorang waria memberikan ceramah dengan berpakaian wanita. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Heboh, sosok wanita pria atau waria memberikan ceramah di depan banyak jemaah. Sosok tersebut diketahui bernama Shuniyya Ruhama.

Ia menjadi viral setelah memberikan ceramah dnegan berpakaian ala wanita. Ia mengenakan jilbab dan tentu saja dnegan busana yang panjang.

Hal tersebut membuat publik dibikin heboh. Pasalnya terungkap jika sosok penceramah itu bukan perempuan. Ia laki-laki namun berpakaian layaknya perempuan.

Namun, ternyata ia juga memberikan ceramah yang membuat publik heran. Siapa pengikut atau jemaah yang mendengarkan ceramahanya itu ?

Ya, Viral sosok Shuniyya Ruhama menjadi bahan perbincangan warganet.

Semua bermula dari unggahan akun @medsos_rame mengunggah video singkat Shuniyya Ruhama menjadi penceramah di suatu tempat pada Kamis (29/5/2025)

Berbusaha putih dengan jilbab senada, Shuniyya Ruhama menjelaskan cara bagi para istri yang kesal terhadap suaminya.

Shuniyya Ruhama menjelaskan agar para istri membuatkan minuman dengan dibacakan Asmaul Husna.

Tak hanya tentang tips, Shuniyya Ruhama juga melontarkan candaan layaknya penceramah-penceramah ternama di Indonesia.

Sosok Shuniyya Ruhama ini lantas menjadi sorotan.

Dalam postingan tersebut dijelaskan Shuniyya Ruhama merupakan sosok waria.

Tak hanya itu, Shuniyya Ruhama juga disebut telah mendirikan paguyuban waria di Kendal.

Hal itulah yang menimbulkan kritikan dari warganet.

Akun Instagram @shuniyya_ruhama meski sudah tak aktif sejak 2023, raturan warganet berbondong-bondong memenuhi kolom komentar pada postingan terakhirnya.

Lebih dari 500 komentar tersematkan dan hampir semua adalah komentar terbaru.

"Wooyylah, tobat kalau berilmu jadi ustad bukan ustadzah kan ente laki."

"kalau bener dia waria yg ga waras justru jama'ah nya yg mau jadi pengikutnya dia."

"Astaghfirullah akhir zaman beneran ini mah udah sesat sesat."

"Semoga kembali kembali ke Kodratnya ya kak, bukan menghakimi tapi saling mengingatkan."

"Gue udah kehabisan kata-kata.. Cuma mau banyak2 mohon ampun sm Allah SWT."

Lantas benarkah Shuniyya Ruhama seorang waria?
Kebenaran sosok Shuniyya Ruhama adalah waria justru ia tulis sendiri dalam buku biografi yang berjudul 'Jangan Lepas Jilbabku! Catatan Harian Seorang Waria'.

Buku tersebut dicetak pada Mei 2005 silam dan diterbitkan Galang Press.

Ditulis sendiri oleh Shuniyya Ruhama Habiiballah, ia menceritakan kehidupannya sebagai seorang waria.

Beberapa kalimat ia menuliskan apabila dirinya adalah seorang transeksual.

"Kami berdua akrab, namun waktu itu aku belum memberi tahu kalau aku seorang transeksual.

Karena saat itu aku nggak pernah menyadarinya. Yang aku rasakan hanyalah fisikku laki-laki tapi jiwaku perempuan," tulis dalam buku tersebut.

Dikutip dari TribunJateng.com. Shuniyya Ruhama diketahui adalah seorang pembatik asal Weleri, Kendal, Jawa Tengah.

Shuniyya adalah lulusan Jurusan Sosiologi Fisipol Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2004.

Bahkan ia meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,56.

Ia membuat skripsi dengan judul Keanekaragaman Ekspresi Busana Waria.

Shuniyya membatik sendiri dengan menggunakan metode canting elektrik.

Batik buatan Shuniyya sudah diminati oleh pembeli dari luar negeri.

Mulai dari Amerika, Rusia, Afrika, dan juga Cheko.

Dilansir dari Instagramnya @shuniyya_ruhama, dirinya merupakan simpatisan Nahdatul Ulama (NU).

Dalam salah satu unggahannya, Shuniyya mengaku bangga menjadi santri NU.

Ia juga kerap mengunggah potret saat menghadiri Fatayat NU.

Dirinya juga menjadi Koordinator Gusdurian Kendal. 

Tentu saja ini menjadi pertanyaan besar. Mengingat seorang laki-laki layaknya harus berpakaian laki-laki. Demikian juga perempuan layaknya berpakaian perempuan. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved