Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lima Titik Panas Terpantau di Riau, Pelalawan Terbanyak

Selain Pelalawan, masing-masing satu titik panas juga terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir, Kampar, dan Rokan Hulu.

Penulis: Alex | Editor: Sesri
Dok: BMKG Pekanbaru
Foto update peta hotspot di Provinsi Riau pada Minggu (8/6/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – BMKG Sultan Syarif Kasim Pekanbaru mencatat keberadaan titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera. Untuk Minggu (8/6/2025), sebanyak 43 titik panas terdeteksi, lima di antaranya berada di Provinsi Riau.

Forecaster on Duty BMKG Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Yudhistira Mawaddah mengatakan, titik panas di Riau tersebar di beberapa kabupaten.

“Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak hari ini, yaitu dua titik,” kata Yudhistira.

Selain Pelalawan, masing-masing satu titik panas juga terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir, Kampar, dan Rokan Hulu.

Sementara di wilayah Sumatera lainnya, titik panas tertinggi berada di Sumatera Barat dengan 22 titik.

“Keberadaan hotspot ini perlu diwaspadai, terutama menjelang musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” tegas Yudhistira.

Baca juga: Titik Panas Meningkat di Riau, Rokan Hilir Terdeteksi Miliki Paling Banyak Hotspot

Untuk diketahui, kondisi cuaca yang kering pada siang hari berpotensi mempercepat penyebaran api jika terjadi kebakaran.

Masyarakat, terutama petani dan perusahaan perkebunan, diminta bekerja sama dalam upaya pencegahan.

Sementara itu, kondisi gelombang laut di wilayah perairan Riau masih tergolong aman. BMKG memperkirakan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, tergolong rendah dan tidak mengganggu aktivitas pelayaran.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved