Pelajaran Sekolah
30 Macam-macam Permainan Tradisional Indonesia - Cara Bermain - Peralatan - Berasal dari Daerah
30 macam-macam permainan tradisional Indonesia dan cara bermain serta peralatan yang digunakan untuk 30 permainan tradisional dan berasal dari daerah
Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut penjelasan 30 macam-macam permainan tradisional Indonesia dan cara bermain serta peralatan yang digunakan untuk 30 permainan tradisional Indonesia tersebut dan berasal dari daerah .
30 macam-macam permainan tradisional Indonesia ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.
30 macam-macam permainan tradisional Indonesia ini sering dimainkan oleh anak-anak di daerah asalnya.
Berikut 30 macam-macam permainan tradisional Indonesia itu :
1. Engklek (Lompat Batu)
Cara Bermain: Pemain melompat satu kaki di atas kotak-kotak yang telah digambar di tanah, mengikuti urutan tertentu. Biasanya melibatkan melempar batu ke kotak dan mengambilnya tanpa menginjak garis.
Peralatan: Kapur atau benda lain untuk membuat gambar kotak di tanah, dan batu kecil.
2. Kelereng (Gundu, Guli, Neker, Kaleci, Ekar, Kleker)
Cara Bermain: Beragam variasi permainan, umumnya melibatkan menyentil kelereng untuk mengenai kelereng lawan atau memasukkannya ke dalam lingkaran.
Peralatan: Kelereng dan permukaan datar.
3. Layang-Layang
Cara Bermain: Layang-layang diterbangkan dengan memanfaatkan angin, menggunakan benang untuk mengendalikannya. Bisa juga diadu dengan layang-layang lain.
Peralatan: Layang-layang dan benang.
4. Congklak
Cara Bermain: Pemain menebar biji-biji ke dalam lubang-lubang di papan, berusaha mengumpulkan biji sebanyak mungkin.
Peralatan: Papan congklak dengan lubang-lubang dan biji-biji (kerang, biji-bijian).
5. Bekel
Cara Bermain: Pemain melempar dan menangkap bekel sambil mengambil bekel lain dari tanah.
Peralatan: Beberapa biji bekel (biasanya 5-7 biji).
6. Ular Naga
Cara Bermain: Pemain membentuk barisan panjang seperti ular, mengikuti pemimpin yang memimpin jalan sambil bernyanyi.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
7. Bakiak
Cara Bermain: Beberapa pemain memakai bakiak bersamaan, berlomba mencapai garis finish.
Peralatan: Bakiak (sandal kayu panjang yang diikat).
8. Gasing
Cara Bermain: Gasing diputar dengan menggunakan tali, berusaha agar gasing tetap berputar paling lama.
Peralatan: Gasing dan tali.
9. Benteng
Cara Bermain: Dua kelompok bermain, satu kelompok menjaga benteng, kelompok lain berusaha merebut benteng.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
10. Gambreng (Hompimpa)
Cara Bermain: Digunakan untuk menentukan giliran bermain, biasanya dengan menyilangkan tangan dan mengucapkan mantra.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
11. Keong Racun
Cara Bermain: Pemain membentuk lingkaran, satu pemain di tengah sebagai "penjaga". Pemain di lingkaran melempar bola kecil ("racun") ke pemain lain. Pemain yang terkena "racun" harus berlari mengejar penjaga. Jika berhasil menyentuh penjaga sebelum kembali ke tempatnya, penjaga berganti.
Peralatan: Bola kecil (bisa batu kecil, biji, atau benda lainnya).
12. Egrang
Cara Bermain: Pemain berdiri di atas dua batang bambu panjang yang disangga oleh kaki. Mereka berjalan atau berlomba dengan menjaga keseimbangan.
Peralatan: Dua batang bambu panjang, yang biasanya diberi pijakan kaki di bagian atas.
13. Cublak-Cublak Suweng
Cara Bermain: Permainan ini melibatkan nyanyian dan tebak-tebakan. Sejumlah kerikil disembunyikan di bawah tangan salah satu pemain, yang lain menebak di mana kerikil tersebut berada.
Peralatan: Beberapa butir kerikil kecil.
14. Boi-Boian
Cara Bermain: Permainan ini melibatkan dua kelompok. Satu kelompok membentuk barisan, satu orang di depan sebagai "kuda" yang membungkuk. Kelompok lain bergantian melompat di atas "kuda" tersebut.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
15. Petak Umpet (Enggo Sembunyi)
Cara Bermain: Satu pemain menutup mata sambil menghitung, sementara pemain lain bersembunyi. Pemain yang menutup mata mencari pemain yang bersembunyi.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
16. Adu Kemiri
Cara Bermain: Dua buah kemiri diletakkan di atas permukaan datar, lalu dipukul dengan alat tertentu. Kemiri yang pecah lebih banyak dianggap kalah.
Peralatan: Dua buah kemiri, dan alat pemukul (misalnya, batu pipih).
17. Bentik
Cara Bermain: Permainan ini mirip dengan engklek, tetapi biasanya menggunakan gambar yang lebih rumit dan aturan yang lebih kompleks.
Peralatan: Kapur atau benda lain untuk membuat gambar di tanah.
18. Dakon
Cara Bermain: Permainan ini menggunakan papan dengan lubang-lubang dan biji-biji. Mirip dengan congklak, tetapi dengan aturan yang berbeda.
Peralatan: Papan dakon dengan lubang dan biji-biji (biasanya biji-bijian atau kerang).
19. Nini Thowong
Cara Bermain: Permainan ini melibatkan tebak-tebakan dan strategi. Pemain harus menebak siapa yang memegang benda tertentu.
Peralatan: Benda kecil yang disembunyikan.
20. Watu Gatheng
Cara Bermain: Permainan ini melibatkan melempar dan menangkap batu kecil sambil melakukan gerakan tertentu.
Peralatan: Batu-batu kecil.
21. Kengkeng
Cara Bermain: Kengkeng merupakan permainan yang dimainkan dengan cara memukul sebuah benda (biasanya logam) yang digantung dengan menggunakan alat pemukul. Tujuannya adalah untuk menghasilkan bunyi yang nyaring dan merdu. Terdapat variasi permainan, misalnya dengan menentukan siapa yang dapat menghasilkan bunyi paling keras atau paling lama.
Peralatan: Benda logam yang digantung (misalnya, logam kecil yang diikatkan pada tali), dan alat pemukul (misalnya, kayu kecil atau bambu).
22. Go-Bag (atau Gobak Sodor)
Cara Bermain: Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok. Salah satu kelompok menjaga "benteng" (area yang telah ditentukan), sementara kelompok lain berusaha untuk melewati benteng tanpa tersentuh pemain lawan. Jika tersentuh, pemain tersebut menjadi tawanan.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus. Hanya perlu area bermain yang telah ditentukan.
23. Galasin
Cara Bermain: Galasin merupakan permainan yang melibatkan melempar dan menangkap biji-bijian kecil. Aturan dan variasi permainan bisa berbeda-beda di setiap daerah. Biasanya melibatkan keterampilan dan kecepatan tangan.
Peralatan: Biji-bijian kecil (misalnya, biji kacang tanah, biji jagung).
24. Patok Lele
Cara Bermain: Dua kelompok bermain, masing-masing menjaga "patok" (tongkat kecil yang ditancapkan di tanah). Tujuannya adalah untuk memukul patok lawan dengan menggunakan tongkat yang lebih panjang, sambil menghindari pukulan dari lawan.
Peralatan: Dua tongkat kecil yang ditancapkan di tanah sebagai "patok", dan satu atau dua tongkat yang lebih panjang untuk memukul.
25. Bentengan
Cara Bermain: Bentengan adalah permainan yang membutuhkan setidaknya dua kelompok pemain. Kelompok pertama membangun sebuah "benteng" – area yang dibatasi, misalnya dengan garis kapur atau benda-benda di tanah. Kelompok kedua berusaha untuk menyerang dan menaklukkan benteng tersebut. Pemain yang berhasil masuk ke dalam benteng tanpa tersentuh oleh pemain bertahan, dapat bergabung dengan kelompok bertahan. Sebaliknya, jika tersentuh, pemain tersebut menjadi tawanan atau harus kembali ke posisi awal. Permainan berakhir ketika salah satu kelompok berhasil menaklukkan benteng lawan atau setelah waktu yang telah ditentukan. Terdapat variasi aturan dalam permainan ini tergantung pada kesepakatan para pemain.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus yang dibutuhkan. Cukup dengan menentukan area bermain untuk membuat benteng, misalnya dengan garis kapur, batu, atau benda lainnya.
26. Terompah Panjang
Cara Bermain: Permainan ini mirip dengan bakiak, yaitu sekelompok orang memakai terompah panjang bersama-sama dan berlomba mencapai garis finish. Keterampilan kerjasama dan keseimbangan sangat penting.
Peralatan: Terompah panjang (sandal kayu panjang yang diikat).
27. Dam-daman
Cara Bermain: Dam-daman mirip dengan catur, tetapi dengan aturan yang lebih sederhana. Pemain menggerakkan bidak mereka di atas papan dengan tujuan untuk "menangkap" bidak lawan.
Peralatan: Papan dam-daman dan bidak-bidak.
28. Begal
Cara Bermain: Begal merupakan permainan kejar-kejaran. Satu pemain sebagai "pengejar" (begal), sementara pemain lain berusaha untuk menghindari pengejaran. Jika tertangkap, pemain tersebut menjadi "begal" selanjutnya.
Peralatan: Tidak ada peralatan khusus.
29. Rangku Alu
Cara Bermain: Rangku Alu adalah tarian tradisional yang melibatkan empat orang yang memegang empat tongkat bambu panjang. Mereka melakukan gerakan-gerakan sinkron dan ritmis.
Peralatan: Empat tongkat bambu panjang.
30. Sumpit
Cara Bermain: Sumpit digunakan untuk menembakkan anak panah kecil ke sasaran. Permainan ini membutuhkan keterampilan dan ketepatan.
Peralatan: Sumpit (alat untuk menembakkan anak panah) dan anak panah kecil.
berasal dari daerah 30 permainan tradisional tersebut yakni :
1. Engklek (Lompat Batu): Meskipun penyebarannya luas di Indonesia, nama "engklek" berasal dari Jawa.
2. Kelereng (Gundu, Guli, Neker, Kaleci, Ekar, Kleker): Permainan ini tersebar luas di dunia, termasuk Indonesia. Asal usulnya sulit diidentifikasi secara pasti.
3. Layang-layang: Permainan ini dikenal di berbagai budaya di dunia. Di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
4. Congklak: Permainan ini berasal dari Sumatra.
5. Bekel: Penyebarannya luas di Indonesia, asal usulnya sulit diidentifikasi secara pasti.
6. Ular Naga: Permainan ini tersebar luas, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
7. Bakiak: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
8. Gasing: Permainan ini tersebar luas di dunia, termasuk Indonesia. Asal usulnya sulit diidentifikasi secara pasti.
9. Benteng: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
10. Gambreng (Hompimpa): Permainan ini digunakan untuk menentukan giliran, bukan permainan utama. Penyebarannya luas di Indonesia.
11. Keong Racun: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
12. Egrang: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
13. Cublak-Cublak Suweng: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
14. Boi-Boian: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
15. Petak Umpet (Enggo Sembunyi): Permainan ini dikenal di berbagai budaya di dunia.
16. Adu Kemiri: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
17. Bentik: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
18. Dakon: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
19. Nini Thowong: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
20. Watu Gatheng: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
21. Kengkeng: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
22. Go-Bag (Gobak Sodor): Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
23. Galasin: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
24. Patok Lele: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
25. Gobak Sodor (sudah dijelaskan di poin 22)
26. Terompah Panjang: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
27. Dam-daman: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
28. Begal: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
29. Rangku Alu: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
30. Sumpit: Permainan ini tersebar luas di Indonesia, tidak ada satu daerah asal yang spesifik.
Demikian penjelasan 30 macam-macam permainan tradisional Indonesia dan cara bermain serta peralatan yang digunakan untuk 30 permainan tradisional Indonesia tersebut dan berasal dari daerah .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )
macam-macam permainan tradisional Indonesia
cara bermain permainan tradisional
peralatan permainan tradisional
permainan tradisional berasal dari daerah
| Soal IPAS Kelas 6 SD/MI Semester 2 Edisi Revisi Kurikulum Merdeka Beserta Kunci Jawaban Terakurat |
|
|---|
| Kumpulan 40 Contoh Soal IPAS Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi dan Kunci Jawaban |
|
|---|
| 30 Contoh Soal TKA SD Kelas 6 Matematika Tahun 2026 dan Bocoran Soal Ujian Sekolah Kunci Jawaban |
|
|---|
| Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 145 Lembar Kurikulum Merdeka: Corak Agama Kerajaan Tarumanegara |
|
|---|
| Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 143 Pengaruh Kebudayaan Hindu-Buddha Kurikulum Merdeka Aktivitas 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/30-Macam-macam-Permainan-Tradisional-Indonesia-Cara-Bermain-Peralatan-Berasal-dari-Daerah.jpg)