Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PT KPI dan UNRI Perkuat Program Pelestarian Mangrove di Dumai untuk Tahun 2025

PT KPI bersama UNRI menandatangani kerjasama pemeliharaan mangrove di Kampur Unri Purnama, Dumai.

Penulis: Alex | Editor: M Iqbal
Foto/PT KPI
MOU - PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) teken MoU dengan Universitas Riau (UNRI) untuk pemeliharaan kawasan mangrove, dilaksanakan di Auditorium Kampus UNRI Purnama Dumai, pada pekan lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) bersama Universitas Riau (UNRI) kembali memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dengan menandatangani kerja sama pemeliharaan kawasan mangrove di Kampus UNRI Purnama, Dumai, untuk periode tahun 2025. 

Penandatanganan dilakukan di Auditorium Kampus UNRI Purnama Dumai pada pekan lalu, 12 Juni, dan menjadi langkah lanjutan dari penanaman 7.800 pohon mangrove yang telah dilaksanakan sejak 2023 lalu.

Jenis mangrove yang ditanam meliputi Rhizophora mucronata (bakau hitam) dan Rhizophora apiculata (blukap), yang kini telah tumbuh setinggi 1,5 hingga 2 meter. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan ekosistem pesisir Dumai, tetapi juga menjadi simbol kontribusi nyata dalam mendukung agenda nasional dekarbonisasi dan target Net Zero Emission (NZE) 2060.


Area Manager Communication, Relations, and CSR PT KPI RU II Dumai, Agustiawan, menyampaikan bahwa sinergi dengan UNRI merupakan bentuk nyata kolaborasi antara industri dan akademisi dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal senada juga ditegaskan General Manager Project Sumatera PT KPI, Agus Wurlijanto, yang menilai kolaborasi ini sebagai peluang strategis untuk menciptakan nilai tambah jangka panjang.


“Keberhasilan industri tidak boleh lepas dari keberlanjutan lingkungan. Ini bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari strategi besar keberlanjutan,” ujarnya.


Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Biodiversitas Project Sumatera, yang sejak awal telah melibatkan pemantauan berkala atas pertumbuhan mangrove. Senior Project Manager Muhammad Rahmad menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga agar ekosistem yang dibangun terus berfungsi optimal secara ekologis.


Kolaborasi ini juga mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tujuan-tujuan SDGs, khususnya terkait perubahan iklim (SDG 13), pelestarian ekosistem laut (SDG 14), dan perlindungan ekosistem darat (SDG 15).


UNRI menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari penguatan fokus riset kampus. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNRI, Yuana Nurulita, menyebut program ini sangat relevan dengan upaya kampus dalam mengkaji potensi ekologis dan sosial ekonomi mangrove.


Senada, Ketua LPPM UNRI Prof. Dr. Mubarak, M.Si, menambahkan bahwa keberadaan hutan mangrove ke depan bisa menjadi daya tarik edukatif dan wisata yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT KPI, Sekretaris LPPM UNRI Dr. Dessy Artina, dosen Faperika, serta mahasiswa pencinta mangrove. Acara ditutup dengan monitoring lapangan dan diskusi strategis untuk program konservasi lanjutan yang lebih berkelanjutan. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved