Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengangguran Banyak, Menteri Karding Sarankan WNI Cari Kerja ke Luar Negeri

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mendorong masyarakat untuk bekerja di luar negeri untuk menekan angka pengangguran.

Editor: Ariestia
Kompas.com/Titis Anis Fauziyah
KULIAH UMUM - Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding dan Rektor Undip Suharnomo usai menghadiri kuliah umum Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Gedung Prof. Soedarto, Kota Semarang, Kamis, (26/6/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mendorong masyarakat untuk bekerja di luar negeri untuk menekan angka pengangguran.

Pernyataan ini disampaikan Karding dalam acara talkshow sekaligus peresmian Migrant Center di Gedung Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Kamis (26/6/2025).

"Di Jateng ada (hampir) 1 juta (pengangguran) yang belum terserap, anda (mahasiswa) calon (tenaga kerja) yang tidak terserap, maka segera berpikir ke luar negeri," tutur Karding.

Karding menekankan bahwa secara nasional, jumlah pengangguran telah mencapai lebih dari 70 juta orang.

Dalam situasi tersebut, ia menilai bahwa menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil adalah salah satu solusi strategis untuk mengatasi tingginya angka pengangguran.

Keluhan Minimnya Lapangan Kerja di Dalam Negeri

Saat sesi tanya jawab, seorang peserta mengeluhkan minimnya lapangan kerja di dalam negeri.

Namun Karding menegaskan bahwa hal tersebut bukan tanggung jawab kementeriannya.

"Pertanyaan itu harusnya tanya kemenaker, bukan saya. Karena yang bertanggung jawab soal penyerapan tenaga kerja dalam negeri itu Menaker, saya menyerap yang ke luar negeri," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa tugas utama Kementerian P2MI adalah menjadi jembatan yang menghubungkan WNI dengan peluang kerja di luar negeri secara legal dan aman.

"Justru bekerja di luar negeri jembatan kita menapak karir lebih bagus, karir global. Jadi bekerja di luar negeri bukan pilihan alternatif. Kalau menurut saya ini pilihan paling utama," lanjutnya.

Lebih lanjut, Karding menyampaikan bahwa pengiriman pekerja migran ke luar negeri bisa menjadi alat diplomasi budaya dan penyebaran pengaruh Indonesia secara global.

"Kalo sekarang menguasai bukan dengan perang, tapi ide dan gagasan, Korea Selatan menguasai kita karena K-Popnya didesain bagus. Kita kuasai dunia dengan kirim PMI yang punya skill sehingga nilai-nilai ke-Indonesiaan itu menyebar ke seluruh dunia," katanya.

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa kualitas dan kontribusi para PMI di luar negeri dapat membuka jalan bagi generasi Indonesia untuk tampil di level global.

"Suatu hari orang Indonesia bisa jadi perdana menteri di Inggris kaya orang India jadi PM di Inggris. Jalan terbaik menguasai dunia global, salah satunya dengan instrumen pekerja migran," tuturnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved