Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Waspada, Penipuan Catut Nama Wawako Dumai Sugiyarto, Ini Modusnya

Kasus penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kembali terjadi. Kali ini mengatasnamakan Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Sugiyarto.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Foto/Capture Medsos
PENIPUAN - Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan Facebook untuk menipu warga dengan mengatasnamakan Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Sugiyarto. 

TRIBUNPEKANABARU.COM, DUMAI - Kasus penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kembali terjadi.

Kali ini, oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan Facebook untuk menipu warga dengan mengatasnamakan Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Sugiyarto.

Pelaku menggunakan foto profil dan identitas palsu seolah-olah merupakan Wawako Dumai, guna meyakinkan korban untuk memberikan sejumlah uang atau mengikuti ajakan kerja sama tertentu.

Menanggapi maraknya aksi penipuan yang meresahkan masyarakat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Dumai, melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Muhammad Saddam, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.

“Kepada seluruh masyarakat, khususnya Kota Dumai, jika ada yang meminta uang atau menawarkan kerja sama atas nama pimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Dumai seperti Wali Kota Dumai dan Wakil Wali Kota Dumai, jangan dihiraukan, apalagi sampai dituruti,” katanya, Selasa (1/7/2025).

Saddam menegaskan bahwa nomor handphone, akun WhatsApp, maupun akun Facebook yang digunakan dalam aksi penipuan tersebut bukan milik pribadi Wakil Wali Kota Dumai.

Ia meminta masyarakat berhati-hati dan tidak mudah percaya.

Menurutnya, pelaku berusaha meyakinkan korban dengan memasang foto Wawako Sugiyarto sebagai foto profil.

Serta menggunakan gaya bahasa percakapan seolah-olah berasal dari pejabat yang bersangkutan.

Ia juga menegaskan bahwa Sugiyarto tidak pernah menyuruh siapapun, termasuk ajudan, untuk menjanjikan apapun atau meminta bantuan dalam bentuk uang maupun barang.

Saddam berharap informasi ini dapat disebarluaskan agar masyarakat lainnya tidak menjadi korban.

“Semoga masyarakat bisa lebih berhati-hati dan waspada, karena modus yang sama juga digunakan dengan mengatas-namakan pemimpin atau pejabat daerah lainnya,” pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma Putra).

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved