Siak Perkuat Kolaborasi dengan BPS untuk Pembangunan Daerah
Bupati Siak, Afni Z, mengatakan pentingnya peran data statistik dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak, Afni Z, mengatakan pentingnya peran data statistik dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Karena itu, pihaknya menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Nugroho dan rombongan.
“Data statistik menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat. Karena itu, BPS adalah mitra strategis dalam penyediaan data akurat untuk kebijakan publik,” ujar Afni, Kamis (3/7/2025).
Menurut Afni, kehadiran BPS menjadi sangat relevan mengingat pemerintah daerah diminta oleh Kementerian Dalam Negeri untuk rutin berkoordinasi dengan lembaga tersebut. Komunikasi ini penting dalam mengendalikan inflasi, menangani stunting, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Tanpa data, kita tidak bisa mengetahui efektivitas program pembangunan yang sudah dilaksanakan maupun merencanakan program yang lebih baik ke depan,” ucapnya.
Kepala BPS Siak, Nugroho, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Siak. Dalam pertemuan itu, hampir seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir.
“Kami tidak menyangka audiensi ini mendapat perhatian besar. Ini menandakan komitmen kuat Pemkab Siak dalam membangun berbasis data,” kata Nugroho.
Ia memaparkan sejumlah data terkini terkait kondisi sosial ekonomi Kabupaten Siak. Berdasarkan piramida penduduk 2024, Siak memiliki struktur populasi ekspansif dengan dominasi usia muda. Angka partisipasi sekolah tahun 2024 tercatat 105,74 persen untuk tingkat SD, 91,89 persen SMP, dan 89,16 persen SMA.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan PDRB Kabupaten Siak pada triwulan I 2025 mencapai 5,28 persen. Kontribusi ekonomi Siak terhadap PDRB Riau sebesar 11,05 persen, menempatkannya di urutan ketiga tertinggi di provinsi.
Sementara itu, tingkat kemiskinan di Siak menunjukkan penurunan menjadi 5,08 persen. Untuk inflasi, Siak dikategorikan aman. Di sektor pertanian, BPS mencatat adanya dua kelompok petani yang menonjol, petani gurem dengan penguasaan lahan di bawah 0,5 hektare dan petani milenial berusia 19–35 tahun yang telah menggunakan teknologi digital.
“Siak memiliki potensi besar. Jumlah petani milenial mencapai 38.396 orang, sementara petani durian terdata sebanyak 11.148 orang. Komoditas unggulan di antaranya kelapa sawit, padi, sapi potong, karet, dan kambing,” ujar Nugroho.
Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan melalui pemanfaatan data statistik yang akurat.(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
| Reses Saat Efisiensi Anggaran, Sabar DH Sinaga Khawatir Aspirasi Masyarakat Sulit Direalisasikan |
|
|---|
| Bupati Siak Minta Seluruh Sekolah Baca Yasin untuk Doakan Almarhum Aqil yang Meninggal Saat Praktik |
|
|---|
| Pendaftaran Resmi Ditutup, Inilah 10 Nama-nama Calon Direktur PT BSP |
|
|---|
| Polwan Hibur Siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak Pasca-Kecelakaan Siswa Saat Praktik |
|
|---|
| Ahli Geologi Senior Turun Gunung, Irdas Muswar Siap Nakhodai BSP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/siak-dan-bps-kolaborasi-pembangunan-daerah.jpg)