Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cuaca di Riau

Titik Panas di Riau Naik Drastis, Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumut

Berdasarkan pantauan citra satelit BMKG tercatat 164 titik panas, dan Provinsi Riau menempati posisi kedua terbanyak setelah Sumatera Utara.

Tayang:
Penulis: Alex | Editor: Sesri
Dok: BMKG Pekanbaru
Update peta hotspot di Provinsi Riau pada Jumat (11/7/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Jumlah titik panas di wilayah Sumatera kembali melonjak tajam pada Jumat (11/7/2025).

Berdasarkan pantauan citra satelit BMKG tercatat 164 titik panas, dan Provinsi Riau menempati posisi kedua terbanyak setelah Sumatera Utara.

Forecaster On Duty BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Putri Santy S mengungkapkan bahwa Riau mencatat 39 titik panas, terbanyak kedua setelah Sumatera Utara yang mencatat 71 titik. 

Sebaran titik panas di Riau cukup merata, dengan konsentrasi terbesar di Kabupaten Kampar (7 titik), Rokan Hulu (7), Siak (7), dan Rokan Hilir (6).

Titik panas juga terdeteksi di Bengkalis (3), Kepulauan Meranti (3), Kota Dumai (5), serta masing-masing satu titik di Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.

Di luar Riau, lonjakan hotspot juga terjadi di beberapa provinsi lain.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini Jumat 11 Juli 2025, Waspada Hujan Disertai Petir di Sebagian Wilayah

Baca juga: Karhutla di Bagan Keladi Dumai Capai 1,8 Hektar, Tim Gabungan Masih Lakukan Pemadaman

 

Setelah Sumut dan Riau, provinsi penyumbang titik panas terbanyak adalah Jambi (18 titik), Sumatera Barat (13), Bengkulu dan Lampung masing-masing 7 dan 6 titik, serta Sumatera Selatan (4). Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing menyumbang satu titik.

Putri Santy menjelaskan bahwa cuaca panas dan kering di sebagian wilayah, disertai minimnya hujan signifikan di daerah pedalaman, menjadi pemicu utama meningkatnya aktivitas panas. 

BMKG mengingatkan bahwa titik panas bisa menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan.

 Oleh karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan di wilayah rawan karhutla.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved