Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Karhutla di Riau Meluas, Total Lahan Terbakar Mencapai 646 Hektare

Hingga Minggu 20 Juli 2025, total luasan lahan yang terbakar tercatat mencapai 646,13 hektare.

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Sesri
Dok BPBD Pelalawan
KARHUTLA - Api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menyala di Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Riau. Petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan hingga Minggu (12/7/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus meluas.

Hingga Minggu 20 Juli 2025, total luasan lahan yang terbakar tercatat mencapai 646,13 hektare.

Berdasarkan data terbaru, berikut adalah daftar luasan karhutla per daerah di Riau. Rokan Hulu (Rohul): 207,8 hektare, Kampar: 150,80 hektare Rokan Hilir (Rohil): 54,25 hektare, Bengkalis: 51,20 hektare, Siak: 50,72 hektare.

Kemudian Dumai: 35,33 hektare, Pekanbaru: 21,08 hektare, Indragiri Hilir (Inhil): 25,50 hektare, Pelalawan: 25 hektare, Indragiri Hulu (Inhu): 18,25 hektare, Meranti: 5,20 hektare dan Kuantan Singingi (Kuansing): 1 hektare.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengungkapkan bahwa tim gabungan masih terus berjibaku melakukan pemadaman di berbagai titik.

Baca juga: Karhutla di Riau Terus Meluas, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Tujuh Lokasi 

Baca juga: Kualitas Udara Memburuk Akibat Karhutla, Wakil Ketua DPRD Riau Desak Tindakan Cepat

"Kita bekerja keras setiap hari. Tim di lapangan masih berjibaku melakukan pemadaman, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terbakar seperti Rokan Hilir, Kampar, dan Siak," kata Edy Afrizal, Minggu (20/7/2025).

Edy menjelaskan cuaca panas, angin kencang, dan kondisi lahan gambut membuat api cepat meluas. 

Hingga saat ini proses pemadaman dan pendinginan dilakukan di 22 titik api, dengan 13 titik asap dan 9 titik yang berhasil dipadamkan. 

Ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, BPBD kabupaten/kota, hingga masyarakat peduli api (MPA) dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak.

BPBD Riau juga meminta warga segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan di sekitar lingkungan mereka.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini adalah tanggung jawab bersama agar tidak terjadi bencana yang lebih besar," tegas Edy.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved