Selasa, 19 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cuaca Riau

135 Titik Panas Terpantau di Riau, Rokan Hilir Paling Banyak

Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama mengingat suhu udara yang tinggi dan minimnya curah hujan di wilayah Riau hari ini.

Tayang:
Penulis: Alex | Editor: Sesri
Dok: BMKG Pekanbaru
Foto update peta hotspot di Provinsi Riau pada Rabu (23/7/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Riau terus menunjukkan tren meningkat. 

Data BMKG pada Rabu (23/7/2025) mencatat ada 135 hotspot terpantau di provinsi ini. 

Angka tersebut menjadikan Riau sebagai salah satu daerah dengan sebaran hotspot terbanyak di Pulau Sumatera, atau terbanyak kedua setelahnya Sumatera Selatan.

Forecaster On Duty BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Indah DN mengatakan, Kabupaten Rokan Hilir menjadi penyumbang terbesar dengan 91 titik panas.

Selain itu, titik panas juga terpantau di Pelalawan (22), Rokan Hulu (17), Kota Dumai (4), dan Kampar (1). 

Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama mengingat suhu udara yang tinggi dan minimnya curah hujan di wilayah Riau hari ini.

Baca juga: Titik Panas di Riau 62 Lokasi, Asap Masih Pekat dan Menyengat

Baca juga: Suhu Capai 35 Derajat, Prakiraan BMKG Sebagian Besar Wilayah Riau Minim Hujan Hari Ini

Secara keseluruhan, Sumatera mencatat total 520 hotspot. 

Sumatera Utara berada di urutan tertinggi dengan 149 titik, disusul Riau (135), dan Bangka Belitung (74). 

Provinsi lain seperti Sumatera Selatan (60), Jambi (34), dan Sumatera Barat (24) juga mengalami peningkatan.

Peningkatan titik panas ini memperkuat kekhawatiran akan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah dengan vegetasi kering dan cuaca panas ekstrem.

Titik panas adalah lokasi di permukaan bumi yang terdeteksi memiliki suhu lebih tinggi dari sekitarnya, biasanya teridentifikasi melalui citra satelit. 

Dalam konteks lingkungan dan kebakaran hutan, titik panas sering menjadi indikator awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Jika banyak titik panas muncul di satu wilayah, kemungkinan besar ada aktivitas pembakaran atau karhutla.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus waspada dan memperkuat langkah pencegahan dini.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved