Selasa, 7 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Api Karhutla di Desa Pulau Muda Pelalawan Padam dan Dilanjutkan Pendinginan 

Karhutla di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau akhirnya berhasil dipadamkan

|
Penulis: johanes | Editor: Sesri
Dok BPBD Pelalawan
BERHASIL DIKENDALIKAN - Titik api Karhutla di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau mulai dapat dikendalikan oleh tim gabungan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau akhirnya berhasil dipadamkan, Jumat (1/8/2025). 

Personil gabungan telah berjibaku di lapangan memadamkan api selama satu pekan lebih. Api yang sebelumnya menyebar dan sulit dijinakkan, akhirnya dapat dikendalikan.

Bahkan titik api sempat hilang timbul serta berpindah-pindah yang membuat petugas bekerja ekstra siang dan malam. 

"Api sudah tidak ada lagi dan kondisi asap telah jauh berkurang. Tapi pendinginan tetap berlanjut, agar benar-benar padam," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (1/8/2025). 

Ia menerangkan, pemadaman Karhutla di Desa Pulau Muda sangat menguras tenaga personil gabungan dari berbagai instansi.

Selain bekerja siang dan malam, alat berat excavator juga diturunkan untuk menjinakkan si jago merah. Apalagi saat api menjalar dan mendekati kebun sawit milik PT Tabungan Haji Indonesia Plantation (THIP), personil fokus memutus kepala api. 

Baca juga: Firespot Menumpuk di Beberapa Titik, Karhutla di Pulau Muda Pelalawan Mulai Berkurang 

Baca juga: Kerahkan Excavator, Tim Gabungan Berjibaku Siang Malam Padamkan Karhutla di Pulau Muda Pelalawan 

"Sebagian personil gabungan sudah pulang. Sebagian lagi tinggal dan siaga untuk pendinginan," tambah Zulfan. 

Ia menyampaikan, sebagian personil pulang untuk beristirahat setelah satu pekan lebih di lokasi Karhutla.

Sebab proses pendinginan tidak sedikit pemadaman titik api di lahan gambut yang kedalamannya hingga 5 meter lebih. 

"Luas lahan yang terbakar belum bisa diukur, karena fokus pendinginan. Setelah tuntas, kemudian diterbangkan drone," pungkas Zulfan.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved