Senin, 1 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Intenasional

Kaya Raya! Pengemis Ini Raup Uang Rp 14,8 Miliar Hasil Meminta-minta Setiap Hari

Siapa sangka penampilannya yang lusuh, Bharat memiliki aset mewah seperti apartemen dan toko.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
ist/tribunjatim
PENGEMIS TERKAYA - Bharat Jain (45), warga Mumbai, India, yang kini dijuluki sebagai pengemis terkaya di dunia. Ia memiliki kekayaan Rp14, 8 miliar hasil dari mengemis. (ISTIMEWA) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Total harta seorang pengemis ini sungguh tak terduga.

Mengaku mengemis setiap hari, pria ini mampu meraup uang hingga Rp 14,8 Miliar.

Pengemis adalah orang yang meminta-minta kepada orang lain, biasanya di tempat umum, dengan tujuan mendapatkan uang, makanan, atau bantuan lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Istilah ini sering dikaitkan dengan kondisi kemiskinan, ketidakmampuan bekerja, atau keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi.

Namun berbeda dengan pria yang satu ini, dia menjadi kaya raya dengan kesehariannya yang hanya duduk di pinggir jalan sambil meminta-minta.

Dia adalah Bharat Jain (45), pria di Mumbai, India itu kini mendapat julukan pengemis terkaya di dunia.

Meski penampilannya yang lusuh, Bharat memiliki aset mewah seperti apartemen dan toko.

Hidup Mewah, Tetap Mengemis

Sejak muda hingga kini, Bharat Jain tetap menjalani profesinya sebagai pengemis jalanan.

Namun, berbeda dengan kebanyakan pengemis lain, pria kurus itu kini tinggal di apartemen mewah di Mumbai, jauh dari kesan kumuh yang identik dengan profesinya.

Dilansir Economic Times, penghasilan Bharat Jain dari mengemis mencapai Rs 60.000–75.000 per bulan atau sekitar Rp11 juta.

Jumlah tersebut setara dua kali lipat upah minimum di Indonesia.

Dikutip dari Tribun Jateng, Minggu (17/8/2025), tak hanya penghasilan bulanan, kekayaannya kini diperkirakan lebih dari Rs 7,5 crore rupee atau sekitar Rp14,8 miliar.

Berawal dari Keterbatasan

Bharat Jain lahir dari keluarga miskin dan tidak mampu mengecap pendidikan formal. 

Kondisi itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Namun, alih-alih menyerah, ia justru memilih mengemis di jalanan Mumbai sebagai jalan hidupnya.

Meski pilihan profesinya terkesan hina, hasil yang diperolehnya justru menakjubkan.

Setiap hari, ia bisa mengumpulkan Rs 2.000–2.500 atau sekitar Rp365.000–Rp500.000 hanya dengan duduk 10–12 jam di lokasi strategis seperti kawasan Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus dan Azad Maidan.

Punya Apartemen dan Toko Sewa

Selama bertahun-tahun bekerja sebagai pengemis, Bharat Jain mampu mengumpulkan banyak uang dan mengubah nasib keluarganya.

Ia tercatat memiliki apartemen dua kamar tidur di Mumbai senilai Rs 1,2 crore atau sekitar Rp2,3 miliar.

Selain itu, ia juga memiliki dua unit toko di Thane yang disewakan dengan tarif Rs 30.000 per bulan atau sekitar Rp5,5 juta.

Dari aset tersebut, ia mendapatkan pemasukan tambahan selain dari hasil mengemis.

Kini, anak-anaknya dapat bersekolah di institusi favorit, sementara keluarganya hidup nyaman dengan bisnis toko alat tulis.

Tetap Bertahan Jadi Pengemis

Meski telah mapan dan berkecukupan, Bharat Jain enggan meninggalkan profesinya.

Ia tetap duduk di pinggir jalan bersama pengemis lain dengan pakaian lusuh demi mendapatkan belas kasihan orang yang lewat.

Banyak orang menilai profesinya seharusnya dihentikan karena dianggap sudah tidak layak dilakukan dengan kondisi kekayaannya saat ini.

Namun, Bharat Jain tak mengindahkan nasihat tersebut dan tetap memilih mengemis setiap hari.

Fenomena Pengemis Kaya

Kisah pengemis dengan penghasilan tinggi memang bukan hal baru.

Di Indonesia, sejumlah kasus serupa juga pernah terjadi, meski umumnya penghasilan mereka “hanya” ratusan juta rupiah.

Fenomena ini menunjukkan meskipun ada larangan pemerintah, profesi pengemis masih tumbuh subur di berbagai negara.

Bagi sebagian orang, mengemis bahkan dianggap sebagai pekerjaan yang menjanjikan.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunjatim )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved