Berita Regional
Tak Puas Hanya Nonton Video, Pegawai Honorer DPRD Ini Turun ke Jalan dan Berbuat Tak Senonoh
Video tak senonoh itu ditemukan dalam ponselnya. Ternyata ia punya obsesi pada remaja. Dan ia lakukan perbuatan tak senonoh
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut) bikin geger warga sekitar.
Sosok yang berinisial RK ini ternyata yang selama ini bikin resah khususnya anak remaja usia SMA.
Tak tanggung-tanggung ada sejumlah anak SMA yang jadi korban tak senonohnya. Ia melakukan perbuatan yang disebut dengan begal payudara.
Baca juga: Pasca Pulih dari Koma, Penyanyi Lawas Indonesia Ini Ditemukan Kaku dalam Rumah, Sahabat ungkap Fakta
Ternyata RK ini punya kelainan orientasi seksual. ia tertarik pada gadis remaja. dan ia lakukan untuk mencapai kepuasan pribadi.
Jadi usai ia melakukan begal payudara atau memegang organ sensitif korban, RK akan melakukan masturbasi dikediamannya.
Dan polisi makin kaget karena didalam handphonenya banyak ditemukan video tak senonoh yang dibitangi gadis remaja
Pegawai Honorer di DPRD
Pegawai honorer di Sekretariat di DPRD Dairi jadi tersangka kasus begal payudara.
Korbannya sejumlah siswi siswi SMP dan SMA di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).
Hal itu diungkapkan Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Dairi.
"Pekerjaan tersangka adalah pegawai honorer di DPRD Dairi, " ujar Otniel, Rabu (27/8/2025).
RK sendiri sudah bekerja di DPRD Dairi sejak tahun 2020 lalu.
Kasus pencabulan kepada siswi SMK terjadi di Jalan Pandu Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan mengatakan tersangka atas nama Radinal Kudadiri alias RK.
Kasus begal payudara ini sudah viral beberapa waktu terakhir.
"Tersangka bernama Radinal Kudadiri alias RK, " ujar Otniel.
Baca juga: Geger, Salsa yang Ajak Debat Ahmad Sahroni Mengaku dapat Intimidasi, Ia Khawatirkan Keluarganya
Untuk Kepuasan Pribadi
Aksi begal payudara terjadi saat korban berinisial N, baru saja turun dari angkutan umum usai pulang dari sekolah di simpang Jalan Pandu.
Karena jarak rumah yang cukup jauh, korban pun menghubungi abang kandungnya untuk dijemput di Simpang Jalan Pandu.
"Saat menunggu kedatangan abang kandungnya, tersangka terlihat berjalan dari arah berlawanan dengan mengendarai sepeda motor Vario berwarna putih, " ungkapnya.
Secara tiba - tiba, tersangka langsung melayangkan tangannya dan meremas dada korban, dan langsung tancap gas.
Beruntung tak lama kemudian abang kandung korban tiba dilokasi.
Korban pun langsung melaporkan peristiwa itu, dan langsung mengejar tersangka.
Pelarian tersangka berhasil dihentikan di depan SMP Negeri 1 Sitinjo. Disana amarah abang kandung korban memuncak hingga menyebabkan masyarakat berdatangan.
"Tersangka bersama korban kemudian dibaawa ke kantor kepala desa, dan dilakukan mediasi. Namun tidak menemukan titik terang, karena abang kandung korban menolak adanya perdamaian," jelasnya.
Wah, RK Simpan Video Porno
Pelaku cabul, Radinal Kudadiri yang meremas payudara seorang pelajar di Jalan Pandu Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi diringkus Polisi.
Adapun motif Radinal melakukan hal tersebut karena untuk memenuhi kepuasaan sendiri.
Bahkan, setelah melakukan perbuatan tersebut, Radinal langsung melakukan masturbasi di rumahnya.
"Motif ya karena keinginan pribadinya. Jadi kepuasan diri sendiri lah, mohon maaf, karena setelah melakukan itu dia melakukan onani," ujar Kapolres Dairi dalam konferensi pers di Mapolres Dairi, Rabu (27/8/2025).
Terkait adanya indikasi kelainan seksual, Otniel belum menerangkan lebih lanjut.
"Kalau kelainan seksual kita belum sampai situ, karena itulah hasil pemeriksaan dan pengakuannya, " jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga menemukan adanya video tak senonoh di handphone tersangka.
Kebanyakan video tak senonoh itu kebanyakan pemeran wanita yang masih dibawah umur.
"Jadi dia ada ketersukaan dengan anak dibawah umur. Rata - rata korbannya perempuan, " tandasnya.
Atas perbuatannya, tersangka pun dikenakan pasal 82 ayat (1) Junto pasal 76E dari UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Tak Terima, Korban Lapor ke Polisi
Polres Dairi mengungkap korban dari tersangka Radinal Kudadiri tak hanya satu orang saja.
Dalam konferensi pers di Mapolres Dairi, Kapolres AKBP Otniel Siahaan mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima 4 laporan dengan kasus yang sama.
"Berdasarkan laporan yang sudah kami terima, sejauh ini sudah 4 orang yang sudah melapor, " ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Kata Otniel, jumlah korban kemungkinan akan bertambah, mengingat kasus peremasan payudara kepada para siswi pelajar ini sudah viral di media sosial.
"Kasus ini sudah sempat viral di media sosial, dan kemungkinan jumlah korbannya akan bertambah, " katanya.
Adapun lokasi tersangka sering beraksi sejauh ini di 3 tempat yakni Jalan Sentosa, Jalan Pandu, dan Lae Gering.
"Untuk di Jalan Pandu sudah 2 kejadian dengan korban yang berbeda," jelasnya.
Adapun sasaran yang menjadi korban dari tersangka adalah para pelajar siswi yang sedang berjalan usai pulang sekolah di tempat yang sepi.
Maka dari itu, Otniel menghimbau kepada seluruh pelajar khususnya siswi baik tingkat SMP maupun SMA/SMK, untuk tidak berjalan sendirian di tempat yang sepi.
"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengawasi anak - anak kita agar tidak menjadi korban predator seksual. Kemudian kepada pelajar khususnya wanita, agar tidak berjalan sendirian ditempat yang sepi, " pintanya.
Kasus ini tentu saja jadi pelajaran bagi kita semua. Bagaimana pelaku kejahatan dekat dengan kita. Selalulah berhati-hati dan waspada. (*)
Sumber : Tribun Jambi
Warga Donggala Gempar: Anak Bunuh Ibu Kandung, Bawa Bagian Tubuh Korban ke Rumah Saudara |
![]() |
---|
Singgung Bos-bos BUMN yang Merasa seperti Raja, Prabowo : Kayak Perusahaan Punya Neneknya Sendiri |
![]() |
---|
Postingan Terbaru Ahmad Sahroni Malah bikin Netizen Marah, Pertanyakan Kualitas Anggota DPR RI |
![]() |
---|
Eksperimen Berbahaya Dokter Hewan di Magelang Jadi Sorotan: Yuda Lakukan Praktik Sekretom Ilegal |
![]() |
---|
Misteri Tewasnya Brigadir Esco Terikat Tali, Sang Ayah Yakin Dibunuh: Organ Tubuh Hilang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.