Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

BBM Langka Lagi di Pekanbaru, DPRD: Penyakit Akhir Tahun, Kok Bisa Begini Terus

Politisi Golkar meminta pemerintah, untuk berkoordinasi intensif dengan Pertamina, guna memastikan pasokan BBM kembali normal.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru/Fernando
Kondisi SPBU di Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru dekat persimpangan Jalan Putri Tujuh kosong lantaran kehabisan pasokan beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar hingga pertamax langka beberapa hari terakhir di Kota Pekanbaru.

Pantauan Tribunpekanbaru. com Minggu (14/12/2025), terjadi antrean panjang Solar dan Partamax di SPBU Jalan Arifin Ahmad, SPBU Jalan Paus, SPBU Jalan SM Amin dan sebagainya.

Sementara di beberapa SPBU lainnya seperti di Jalan Srikandi, Jalan Subrantas, Jalan Sudirman, Partamax dan Solar sudah beberapa hari tidak masuk.

"Sudah 4 hari tak masuk Partamax, Pak," kata petugas SPBU Srikandi kepada Tribunpekanbaru.com.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Syamsul Bahri menilai, kelangkaan BBM ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena berdampak langsung pada aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Kondisi ini sebenarnya sudah menjadi langganan setiap akhir tahun. Di satu sisi Pertamina selalu saja mengklaim semua stok BBM aman jelang akhir tahun.

Baca juga: Pasokan Pertamax ke Sejumlah SPBU di Pekanbaru Mulai Lancar, Namun Belum Normal

Baca juga: Pertamax Langka di Sejumlah SPBU di Pekanbaru

Padahal, kondisi ini dikeluhkan masyarakat. Bahkan masyarakat harus berkeliling ke beberapa SPBU untuk mendapatkan BBM  dan ada yang terpaksa menunggu berjam-jam.

“Ya, segera ambil langkah. Kami sudah banyak menerima keluhan masyarakat. Kelangkaan BBM ini sangat mengganggu, terutama bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja,” tegasnya.

Lebih dari itu, Politisi Golkar ini juga meminta pemerintah, untuk berkoordinasi intensif dengan Pertamina, guna memastikan pasokan BBM kembali normal.

"Ini kan penyakit setiap akhir tahun. Kok bisa seperti ini terus. Kita minta dievaluasi total lah, kasihan masyarakat," harapnya.

Jelang akhir tahun dan tahun baru nanti, tambah Syamsul Bahri, masyarakat dipastikan sangat berharap, agar pemerintah dan pihak terkait segera memberikan solusi, agar distribusi BBM kembali lancar dan antrean panjang di SPBU tidak terus berulang.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved