DPRD Pekanbaru
Respon DPRD Pekanbaru Terkait Naiknya Harga Plastik di Pasaran
Legislator di DPRD Pekanbaru merespon kenaikan drastis harga plastik, hingga menyentuh angka 50 persen.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Legislator di DPRD Pekanbaru merespon kenaikan drastis harga plastik, hingga menyentuh angka 50 persen.
Wakil rakyat menyebut, kenaikan ini ibarat pukulan telak bagi urat nadi perekonomian rakyat kecil di Kota Bertuah ini.
Situasi yang semakin mencekik ini memantik keprihatinan mendalam, Anggota DPRD Pekanbaru Datuk Seri Rizky Bagus Oka.
Katanya, lonjakan harga kemasan ini bukanlah sekadar persoalan angka di pasar. Namun, ancaman langsung terhadap piring nasi para pelaku UMKM, serta ketahanan ekonomi masyarakat luas.
Sebagai wakil rakyat yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi perekonomian warga, Datuk Seri Rizky Bagus Oka sangat merasakan jeritan para pedagang kaki lima, penjual minuman kekinian, pengusaha makanan rumahan, hingga pedagang kecil di pasar tradisional.
"Bagi kawan-kawan UMKM, kantong kresek, cup minuman, dan styrofoam adalah kebutuhan dasar operasional yang tidak bisa digantikan begitu saja," kata Ketua Umum MKA Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru ini, kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (7/4/2026).
Dijelaskan, ketika modal untuk kemasan ini membengkak tajam, para pedagang kecil dihadapkan pada buah simalakama yang kejam; menaikkan harga jual berarti menanggung risiko ditinggalkan pembeli.
Sementara menahan harga, sama saja dengan membunuh usaha mereka sendiri pelan-pelan, karena keuntungan yang habis tergerus biaya produksi.
Lebih jauh, tokoh muda yang juga memimpin Kadin Pekanbaru ini menegaskan, pada ujung rantai ekonomi ini, rakyat selaku konsumen lah yang dipaksa menanggung beban paling berat.
"Untuk diketahui saja, kenaikan biaya operasional pedagang secara perlahan namun pasti akan merambat pada meroketnya harga barang-barang di pasaran," sebutnya.
Emak-emak dan masyarakat pekerja kelas menengah ke bawah, yang daya belinya masih rentan akan semakin terhimpit oleh beban pengeluaran harian, sebuah krisis daya beli yang ironisnya dipicu oleh hal yang sering dianggap sepele, yakni harga kantong plastik.
Karenanya, Datuk Seri Rizky Bagus Oka mendesak keras Pemko Pekanbaru beserta dinas terkait, untuk tidak menutup mata dan segera turun ke lapangan.
Lakukan sidak di pasar secara menyeluruh, untuk memastikan tidak ada permainan kotor dari para spekulan, atau distributor besar yang sengaja menimbun barang, demi keuntungan sepihak di atas penderitaan rakyat.
Menjalankan fungsinya di lembaga legislatif, Rizky Bagus Oka berkomitmen untuk terus bersuara lantang, menuntut pemerintah daerah agar hadir memberikan perlindungan nyata, menjaga stabilitas rantai pasok, dan memastikan roda ekonomi rakyat kecil di Pekanbaru, tetap berputar tanpa harus dicekik oleh beban biaya yang tidak wajar. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| Paripurna Pandangan Fraksi DPRD Pekanbaru, Ini Sejumlah Catatan Penting ke Pemko |
|
|---|
| Ketua Fraksi PAN DPRD Pekanbaru Berganti, Kini Dijabat Roni Pasla |
|
|---|
| Komisi I DPRD Hearing dengan Para Camat Soal Banyak Kisruh Pemilihan RT RW di Pekanbaru |
|
|---|
| Kota Pekanbaru Paling Banyak Kasus HIV/AIDS, DPRD Ingatkan Hal Penting Ini ke Semua Pihak |
|
|---|
| Warga tak Perlu Khawatir Meski ASN WFH Setiap Jumat, DPRD Pekanbaru Minta OPD Ini Wajib Tetap Buka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/DPRD-Pekanbaru-Rizky-Bagus-Oka-harga-plastik.jpg)