Disdik Dumai Pastikan Tidak Ada Praktek Perpeloncoan Selama MOS
Pihak Dinas Pendidikan Kota Dumai memastikan tidak ada lagi prakter perpeloncoan pada MOS di Kota Dumai.
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pihak Dinas Pendidikan Kota Dumai memastikan tidak ada lagi prakter perpeloncoan pada MOS di Kota Dumai. Bahkan pihaknya sudah menyebar Permendikbud No.18 Tahun 2016, satu poinnya melarang aksi perpeloncoan pada kegiatan MOS.
"Kita sudah sebar permendikbud tentang tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. Kita tentu tidak ingin ada aksi kekerasan saat MOS," ulas Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Sya'ari kepada Tribun, Minggu (17/7/2016).
Lebih lanjut, kata Sya'ari, saat MOS para siswa diberi sejumlah materi pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah. Lalu penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah. Sehingga para siswa baru bisa segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Selama MOS, para siswa mesti diberikan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. Artinya pada tahun ini MOS digelar tanpa aksi perpeloncoan. Sebab para siswa fokus pada pengenalan lingkungan sekolah.
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-masa-orientasi-siswa-mos_20150729_211511.jpg)