Berita Pekanbaru

Antrean di SPBU Arifin Achmad Pekanbaru Sepi, Masih Ada Pengendara Belum Tahu Ujicoba QR Code

Penulis: Fernando
Editor: Nurul Qomariah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SPBU Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru tampak sepi, Minggu (2/10/2022). Tidak ada antrean pembelian biosolar. SPBU ini merupakan satu di antara 4 SPBU ujicoba penerapan QR Code pembelian biosolar.


TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Antrean pembelian biosolar di SPBU Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru tampak sepi, Minggu (2/10/2022).

Kondisi ini terlihat pascapenerapan pembatasan pembelian biosolar di
SPBU 14282635.

Lokasi tersebut merupakan satu dari 4 lokasi uji coba penerapan membeli bahan bakar subsidi dengan QR Code mypertamina di Provinsi Riau.

Pelaksaan uji coba berlangsung, Sabtu (1/10/2022).

Satu pengendara kendaraan berbahan bakar solar, Dino mengaku belum tahu adanya penerapan regulasi itu di SPBU tersebut.

Ia mengatakan diberitahu petugas ketika hendak mengisi bahan bakar bio solar.

Maklum antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bioolar di SPBU itu tidak terlalu ramai.

Ia langsung memilih untuk masuk antrean kendaraan di pompa pengisian biosolar.

"Memang saya belum tahu, tapi ya tidak apa. Karena sudah ada aturan kan," akunya kepada Tribunpekanbaru.com .

Dirinya juga tidak mengetahui adanya pembatasan pembelian biosolar setiap harinya hanya Rp 100.000.

Kebijakan ini bagi pengendara yang belum mendaftarkan diri melalui Mypertamina.

Karyawan swasta ini mengaku tidak mempermasalahkan kebijakan ini.

Ia hanya menilai kebijakan itu mungkin memberatkan bagi yang tidak paham teknologi aplikasi.

"Walau tidak masalah, tapi tentu ada juga kan yang mungkin tidak paham dengan penggunaan My Pertamina," ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )