Berita Pelalawan

Tabrakan dengan Bus, Pengendara Motor Tewas, Satu Luka Parah, Kecelakaan Maut di Jalintim Pelalawan

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi bus usai tabrak pengendara motor dalam Kecelakaan Maut di Jalintim Pelalawan Riau.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kecelakaan Maut terjadi di Jalintim Pelalawan Provinsi Riau.

Kecelakaan Maut di Jalintim Pelalawan menelan satu korban jiwa terjadi pada Minggu (20/11/2022) lalu.

Seorang pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah bertabrakan dengan bus dalam Kecelakaan Maut di Jalintim Pelalawan.

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalintim Kilometer 92 Desa Palas Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan.

Lakalantas adu kambing itu tak sepadan karena melibatkan sebuah bus besar dengan sepeda motor pada dini hari.

Adapun jenis kendaraan yang terlibat yakni bus dengan Nomor Polisi (Nopol) R 1717 BE yang dikemudikan Didim Moch Mansur (38) asal Ponggok Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Bus lintas itu bertabrakan dengan sepeda motor Honda beat tanpa Nopol dikendarai Ibnu Saputra (21) dan membonceng Sandi Pratama (27), keduanya warga Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras.

"Korban meninggal dunia di lokasi merupakan pengendara sepeda motor dan yang dibonceng mengalami luka berat akibat tabrakan," terang Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Edy Harianto kepada Tribunpekanbaru.com , Senin (21/11/2022).

Kecelakaan berawal saat korban Ibnu Saputra (21) dan membonceng Sandi Pratama (27) bergerak dari Pangkalan Kerinci menuju Sorek dengan melewati Jalintim Desa Palas pada dini hari itu.

Setibanya di Jalintim Kilometer 92 kondisi jalan beraspal lurus dan menanjak serta marka jalan terputus.

Motor korban bergerak melebar ke kanan jalan dengan maksud mendahului sebuah kendaraan yang ada di depannya.

Saat hendak mendahului mobil yang tidak diketahui indentitasnya itu, bus yang dikendarai Didin Moch Mansur datang dari arah berlawanan.

Lantaran jarak sudah sangat dekat, adu kambing yang tak sepadan antar dua kendaraanpun tak terelakan.

Motor korban menabrak bagian depan bus lintas tersebut. Mengakibatkan korban Ibnu mengalami pendarahan di kepala dan tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sedangkan korban Sandi luka-luka dan benturan di kepala hingga. Korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Efarina Pangkalan Kerinci.

"Anggota dari Satlantas langsung turun ke lokasi dan melakukan evakuasi terhadap korban serta kendala. Korban luka sudah mendapat penanganan medis," ujar Edy Harianto.

Personil Satlantas Polres Pelalawan mengevakuasi kedua kendaraan ke areal yang aman. Dari kerusakan yang dialami bus dan motor itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Berita Terkini