Berita Pekanbaru

Ancaman Banjir Masih Ada, Pj Wali Kota Pekanbaru Minta Masyarakat Pinggiran Sungai Lebih Hati-Hati

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pj Wali Kota Pekanbaru meminta masyarakat pinggiran sungai hati-hati karena ancaman banjir masih mengintai. FOTO: Kondisi aliran Sungai Sail di sekitar Kawasan Sungai Batak, Kota Pekanbaru tampak surut.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pj Wali Kota Pekanbaru meminta masyarakat pinggiran sungai lebih berhati-hati karena ancaman banjir masih mengintai masyarakat hingga akhir bulan Januari 2023 mendatang.

Kota Pekanbaru dari prediksi BMKG masih dalam kondisi musim hujan disertai angin kencang.

"Khusus masyarakat di pinggiran sungai kita imbau lebih berhati-hati," papar Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurutnya, curah hujan tinggi tentu ancaman banjir masih ada. Ia menyebut sudah ada tim penanganan banjir dibentuk dalam status siaga darurat.

Mereka siaga di pos siaga darurat banjir yang didirikan oleh BPBD Kota Pekanbaru. Penanganan bencana banjir di Kota Pekanbaru melibatkan semua instansi terkait.

Adanya keterlibatan tim dari instansi terkait karena Kota Pekanbaru kini dalam status siaga darurat bencana banjir. Ia berharap semua pihak terkait tanggap dan cekatan dalam membantu upaya penanganan banjir.

Muflihun juga mengimbau agar masyarakat menjaga anak-anak dan keluarganya agar tidak sembarangan berenang di sungai. Imbauan ini untuk mencegah adanya anak yang terseret arus sungai sehingga tenggelam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Candra juga mengingatkan agar masyarakat di tepi aliran sungai waspada karena terdapat potensi luapan air sungai. Tim BPBD Kota Pekanbaru membantu pengawasan di lokasi rawan banjir.

Zarman memastikan kondisi aliran sungai saat ini masih terkendali karena kondisinya surut. Namun masyarakat harus tetap waspada karena potensi banjir masih saja bisa terjadi.

"Masyarakat bisa melapor ke posko siaga darurat banjir di BPBD Pekanbaru, agar bisa ditindaklanjuti oleh tim ke lapangan," ulasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat bisa mewaspadai peralihan cuaca yang ekstrim setiap harinya. Mereka juga mengantisipasi adanya angin kencang.

Mereka juga kordinasi dengan instansi yang menangani permasalahan sampah. Ia menyebut sampah bisa saja mengganggu saluran air berfungsi dengan baik.

Zarman menyebut bahwa Pj Wali Kota Pekanbaru juga sudah memberi arahan kepada seluruh jajaran camat dan lurah untuk gotong-royong di lingkungannya bersama masyarakat. Gerakan ini memang sederhana tapi bisa bermanfaat dalam upaya mencegah banjir.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Berita Terkini