Berita Regional
Bupati Sudewo Viral Lagi: Kali Ini Dipanggil KPK, Terkait Korupsi Proyek di Kemenhub
Politisi Partai Gerindra itu hanya mengucapkan beberapa patah kata, menegaskan bahwa kehadirannya adalah untuk memenuhi panggilan penyidik KPK.
Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
TRIBUNPEKANBARU.COM - Suasana Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (27/8/2025), menjadi saksi bisu kedatangan seorang kepala daerah yang tengah disorot.
Bupati Pati Sudewo, dengan mengenakan masker dan kemeja batik, memenuhi panggilan KPK tepat pukul 09.43 WIB.
Didampingi beberapa orang, Sudewo memilih irit bicara saat awak media mencoba mengonfirmasi tujuan pemeriksaannya.
Politisi Partai Gerindra itu hanya mengucapkan beberapa patah kata, menegaskan bahwa kehadirannya adalah untuk memenuhi panggilan penyidik KPK.
Kedatangan Sudewo ini menambah daftar panjang pejabat yang terseret kasus korupsi.
“Ya memenuhi panggilan,” kata Sudewo.
Kasus suap proyek DJKA
Diberitakan sebelumnya, KPK memanggil Bupati Pati Sudewo terkait kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan 10 tersangka pada 13 April 2023.
Mereka yakni Direktur Prasarana Perkeretaapian, Harno Trimadi, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Bernard Hasibuan.
Kemudian, Kepala BTP Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, PPK BTP Jawa Bagian Barat, Syntho Pirjani Hutabarat, PPK Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan, Achmad Affandi, dan PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Fadilansyah.
Baca juga: Kata TNI AL Soal Dugaan Anggotanya Aniaya Warga Hingga Tewas di Pekanbaru
Baca juga: Dwi Hartono Otak Pelaku Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ternyata Mahasiswa UGM, Kini Dipecat Kampus
Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena penerima suap.
Adapun tersangka pemberi suap adalah Direktur PT Istana Putra Agung (IPA), Dion Renato Sugiarto, Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma, Muchamad Hikmat, dan Direktur PT KA Manajemen Properti (sampai Februari 2023), Yoseph Ibrahim.
KPK menduga para pelaku dalam perkara ini merekayasa proses administrasi hingga penentuan proyek pemenang tender.
KPK lantas mengendus sejumlah penyelenggara negara di DJKA, Kemenhub yang menerima suap dari pengusaha yang menjadi pelaksana proyek.
Pegawai Honorer di DPRD Dairi Ditangkap, Jadi Pelaku Begal Payudara Siswi SMP dan SMA |
![]() |
---|
Inilah Peran Masing-masing 15 Tersangka Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Diantar ke Oknum F, 4 Pelaku Penculikan Ngaku Tak Menyakiti Kacab Bank BUMN di Mobil |
![]() |
---|
Tengah Malam Lina Dilarikan ke Rumah Sakit, Badan Penuh Luka Disiksa Pakai Botol dan Gunting |
![]() |
---|
Geger Penemuan Anggota Brimob Tewas dengan Luka Tembak: Posisi Duduk di Kamar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.