Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ternyata Kurang Gerak Beresiko Pancing Penyakit Mematikan

WHO dalam terbitannya Global Health Risk menunjukan kurang latihan fisik setidaknya berada dalam peringkat 4 teratas penyebab kematian

Editor: Muhammad Ridho

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA –  Latihan fisik adalah obat. Mungkin pernyataan itu terdengar klise, padahal secara ilmiah pernyataan ini terbukti valid. Setidaknya, kondisi di banyak negara memperlihatkan bahwa saat ini tengah terjadi penurunan tingkat aktivitas fisik masyarakat yang cukup signifikan.

Kurangnya masyarakat bergerak terutama pada generasi muda, berpotensi menyebabkan meningkatnya faktor-faktor risiko kesehatan dalam jangka panjang.

"Yang terjadi sekarang obesitas, diabetes, jantung, bahkan depresi sudang dialami anak muda," kata  dr. Grace Tumbelaka, SpKO, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Olahraga di Jakarta, Jumat (25/4/2014).

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan bahwa hampir separuh dari proporsi penduduk Indonesia kelompok usia di atas 10 tahun masih tergolong memiliki perilaku sendentari atau kurang beraktifitas fisik.

Sebanyak  42 persen dari mereka  berada dalam kategori kurang melakukan aktifitas fisik selama 3 jam -5.5 jam per hari, dan sebagian besar terjadi di wilayah Jawa, yakni Jawa Timur 33,9 persen dan Jawa Barat 33 persen.  

“WHO dalam terbitannya Global Health Risk: Mortality and Burden of Deases Attributable to Selected Major Risk menunjukan kurang latihan fisik atau physical inactivity setidaknya berada dalam peringkat 4 teratas penyebab kematian setelah Hipertensi, Diabetes dan merokok," katanya.

Iapun mengajak semua bergerak bersama untuk mengkomunikasikan ini kepada masyarakat. Secara khusus, tentunya sebagai penasehat kesehatan, para dokter punya peranan yang penting untuk mulai lebih aktif memasukkan latihan fisik sebagai bagian dari pencegahan dan pengobatan bagi para pasien mereka.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved