Oplet dan Bus Tua Masih Banyak Beroperasi, DPRD Pertanyakan Pengawasan Dishub
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH, Jumat (5/5/2017) menegaskan, tetap beroperasinya oplet dan bus kota tua, karena minimnya pengawasan
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga saat ini, masih banyaknya angkutan kota, seperti oplet dan bus kota tua yang masih beroperasi di Kota Pekanbaru.
Hal ini harus diperhatikan secara serius oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru. Sebab jika dibiarkan, bisa menjadi fatal bagi penumpang.
Padahal, persoalan ini sudah berkali-kali diingatkan kalangan dewan. Namun sampai sekarang masih tetap beroperasi, bahkan jumlahnya semakin banyak.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH, Jumat (5/5/2017) menegaskan, tetap beroperasinya oplet dan bus kota tua, karena minimnya pengawasan oleh Dishub.
Padahal, sesuai aturan yang ada, oplet dan bus kota yang secara fisik tak layak beroperasi lagi, harus diremajakan. Karena itu, legislator meminta sikap tegas Dishub, agar menjalankan tugas dan fungsinya. Sebab hingga kini, masih banyak masyarakat yang menggunakan transportasi massal tersebut.
"Yang paling banyak kita temukan oplet. Hampir di semua jurusan. Harusnya oplet-oplet tua tersebut, jangan diperbolehkan lagi beroperasi. Karena lebih besar mudhoratnya dari pada manfaatnya," tegasnya menjawab Tribunpekanbaru.com.
Politisi Golkar ini menyebutkan, dari 800-an oplet yang beroperasi di kota ini, hampir separuh kondisinya sudah banyak yang sudah dimakan usia. Bahkan tidak layak lagi digunakan sebagai alat transportasi bagi masyarakat.
Selain itu, oplet yang beroperasi saat ini, masih produksi tahun lama. Seharusnya, Dishub tidak memberi izin oprasionalnya lagi. Sebab, jika tetap diberikan izin, banyak dampaknya nanti. Apalagi kondisi jalanan sudah semakin macet. (*)
SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,
LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.