Minggu, 17 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Nasional

Prabowo Subianto Minta PT Pindad Desain Mobil Khusus Presiden: Yang Serba Kaca

Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad mendesain mobil khusus untuk Presiden yang berbahan kaca luas.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Prabowo Subianto saat berkunjung ke Pekanbaru beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad mendesain mobil khusus untuk Presiden yang berbahan kaca luas.

Tujuannya agar masyarakat lebih mudah melihatnya dan menyalami saat menyapa warga.

Keinginan tersebut muncul setelah Presiden Prabowo merasa kelelahan karena harus terus berdiri dan mengalami sakit pada tangannya akibat bersalaman dengan warga saat berkunjung ke Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) kemarin.

"Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan gak lucu, terpaksa aku berdiri. Bener gak, terpaksa aku berdiri. Bener. Rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita nggak kasih tangan. Jadi, aku coba kasih tangan. Tetapi, aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya tangannya itu keras-keras. Rupanya, Jawa Timur banyak petaninya ya, emak-emaknya juga keras tangannya. Abis 2-3 kali kunjungan harus pakai minyak khusus aku," kata Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah dan pejabat negara saat acara peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk.

"Tetapi itulah risiko, saya bilang mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari. Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit, mana itu? Gak ada? Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca itu yang ada kursi, tetapi kelihatan aku berdiri," kata Presiden kepada Pindad.

Permintaan Presiden itu kemudian disambut dengan gelak tawa sejumlah kepala daerah dan pengurus koperasi.

"Boleh dong. Eh, gue ini udah 75 tahun ini. Tetapi, kasihan aku, rakyat sudah nunggu lama. Ini, sakit," kelakar Presiden sambil menunjukkan telapak tangannya.

Baca juga: Prabowo Sebut Orang Desa Gak Pakai Dolar, Ekonom: Cara Komunikasi Seperti itu Sangat Berbahaya

Baca juga: Sering Diejek, Prabowo Mengaku Tak Ambil Pusing: Saya Kenyang Diejek, Biar Saja

Orang Desa Tak Pakai Dolar AS

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto juga meminta masyarakat tidak perlu panik dengan pergerakan mata uang dolar AS karena fundamental ekonomi riil di tingkat daerah tetap berjalan baik.

"Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Presiden Prabowo.

Kemudian, saat menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Prabowo berkelakar mengenai pergerakan nilai tukar rupiah.

Ia mengaitkan situasi ekonomi nasional dengan ekspresi dari Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa.

"Purbaya sekarang populer banget Purbaya itu. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, enggak usah kau khawatir itu," seloroh Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa fluktuasi nilai mata uang global ini sebenarnya tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat pedesaan. 

Menurutnya, perputaran ekonomi mikro di daerah tidak bergantung penuh pada mata uang asing.

"Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa enggak pakai dolar, bener enggak? Yang pusing ya yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo siapa ini?" lanjut Presiden Prabowo.

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved