Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Aksi Demontrasi di Riau

Sikapi Dinamika Nasional, Gubernur Riau Wahid Kumpulkan Forkompinda hingga Mantan Gubernur 

Deretan mantan gubernur dan wakil gubernur Riau tampak hadir dan rakor ini. Diantaranya, Annas Makmun, Syamsuar, Andi Rahman dan Edy Natar

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Sesri
FOTO/DOK
Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi yang dihadiri tokoh lintas sektor di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (1/9/2025). Tampak hadir Gubernur Riau periode sebelumnya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Di tengah meningkatnya dinamika sosial dan maraknya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah Indonesia, Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi yang dihadiri tokoh lintas sektor di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (1/9/2025).

Forum yang dipimpin langsung Gubernur Riau Abdul Wahid itu menghadirkan unsur lengkap. 

Mulai dari unsur Forkopimda, Kapolda, Danrem, tokoh agama, hingga para mantan gubernur Riau dan rektor seluruh universitas se Provinsi Riau.

Kehadiran mereka dalam satu ruangan menjadi simbol bahwa menjaga kedamaian dan komunikasi terbuka harus dilakukan bersama-sama.

Deretan mantan gubernur dan wakil gubernur Riau tampak hadir dan rakor ini. Diantaranya, Annas Makmun, Syamsuar, Andi Rahman dan Edy Natar duduk sejajar. 

Mereka memberikan pandangan dan pengalaman. Kehadiran tokoh lintas generasi ini memberi pesan bahwa menghadapi keresahan sosial tidak bisa diserahkan hanya pada pemerintah saat ini, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Kapolda Riau dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya komitmen kolektif.

Baca juga: 5 Kelompok Mahasiswa Demo di DPRD Riau Berjalan Damai Tanpa Anarkis, Ini Tuntutannya

 

Ia bahkan mengusulkan deklarasi keamanan bersama yang melibatkan semua unsur, mulai dari lembaga adat hingga organisasi masyarakat. 

“Perbedaan zaman sekarang dengan 1998 adalah kecepatan mobilisasi lewat media sosial. Karena itu kita butuh persatuan,” ujarnya.

Sementara tokoh agama dari MUI, NU, dan Muhammadiyah menegaskan siap mendukung pemerintah menjaga ketenangan masyarakat. Mereka menekankan bahwa pesan damai dari tokoh agama memiliki pengaruh besar di akar rumput.

Rapat berlangsung khidmat, penuh dialog namun juga mencerminkan solidaritas.

Gubernur Abdul Wahid menyebut pertemuan itu sebagai bukti bahwa Riau memiliki tradisi luhur dalam menghadapi persoalan dengan musyawarah dan kesantunan Melayu.

“Kebersamaan ini adalah kunci. Semua hadir memberi masukan, ini menjadi energi positif untuk kita semua,” ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved