Jalan Rusak di Riau
Target Desember Rampung, Jalan Lintas Cerenti – Air Molek Mulai Diperbaiki
Pemprov Riau targetkan perbaikan ruas Jalan Cerenti – Air Molek di Kabupaten Inhu tuntas pada Desember 2025.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan perbaikan ruas Jalan Cerenti – Air Molek di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selesai pada Desember 2025.
Proyek rekonstruksi jalan ini digarap oleh PT Donny Putra Mandiri dengan total anggaran lebih dari Rp 37 miliar.
Perbaikan difokuskan di Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL).
Ada dua kegiatan rigid pavement yang sedang berjalan, yakni rekonstruksi sepanjang 1 kilometer dengan nilai pekerjaan Rp10,4 miliar lebih, serta rekonstruksi 2,5 kilometer dengan nilai Rp 27 miliar lebih.
"Iya, ruas Jalan Cerenti - Air Molek tepatnya di Desa Bongkal Malang mulai kita perbaiki. Di situ ada dua kegiatan pekerjaan rigid pavement. Target pelaksanaannya sampai Desember 2025," kata Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, M Arief Setiawan MT melalui Kepala Bidang Bina Marga, Zulfahmi ST MT, Senin (8/9/2025).
Zulfahmi menegaskan, percepatan perbaikan ini diharapkan segera memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Daerah di Riau dengan Persentase Jalan Rusak Terbanyak, Urutan Pertama Djuluki Negeri Seribu Suluk
Langkah tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Pemprov Riau dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan antarwilayah agar akses transportasi lebih lancar dan roda perekonomian terus bergerak.
Sebelumnya, ruas jalan Cerenti – Air Molek sempat viral karena rusak parah. Jalan vital yang menghubungkan Kabupaten Inhu dengan Kuantan Singingi (Kuansing) itu kerap tergenang saat hujan, dipenuhi lubang menganga, serta retakan panjang yang membahayakan pengendara.
Setiap hari, kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati, terutama truk dan bus yang sering kali terperosok di jalan berlubang.
Tak jarang terjadi kecelakaan kecil maupun kemacetan panjang, hingga menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.
Keluhan pun terus berdatangan dari sopir angkutan, pedagang, hingga warga desa yang menggantungkan hidup pada kelancaran akses jalan tersebut.
Kondisi ini akhirnya mendapat perhatian serius dari Gubernur Riau Abdul Wahid yang menegaskan bahwa jalan Cerenti – Air Molek tidak boleh lagi dibiarkan rusak.
Mengingat perannya yang strategis sebagai jalur distribusi barang, mobilitas warga, dan penggerak ekonomi dua kabupaten penting di Riau.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)
| Perbaikan Jalan Rusak di Kampar Kiri Hulu, Diusulkan di APBD Riau 2026 |
|
|---|
| Bupati Siak Minta Perusahaan Ikut Perbaiki Jalan Minas–Perawang |
|
|---|
| Jalintim Pelalawan Rusak Parah Akibat Banjir, Perbaikan Telan Anggaran Rp 1 Triliun Lebih |
|
|---|
| Analisis Pengamat Soal Jalan Rusak di Riau: Masyarakat Nggak Percaya Lagi Sama Pemerintah |
|
|---|
| Kondisi Jalan di Kabupaten Bengkalis, Sepanjang 629,471 Kilometer Rusak Ringan dan Berat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Proses-perbaikan-ruas-Jalan-Cerenti-Air-Molek-di-Kabupaten-Inhu.jpg)