Rabu, 20 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Memasuki Peralihan Musim, Warga Bengkalis Dihimbau Waspadai Diare

Irawadi mengatakan, saat ini sebagian masyarakat sudah minum air galon, sudah  jarang yang mengandalkan air hujan

Tayang:
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Tribunnews
WOW, Seratusan Warga Kuala Kampar Riau Derita Diare, Ini Kata Plt Kadiskes Pelalawan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Curah hujan di kabupaten Bengkalis mulai menunjukkan penurunan.

Bahkan cuaca mulai menunjukkan masa pancaroba atau peralihan ke cuaca panas. 

Terkait kondisi ini Dinas Kesehatan Bengkalis mengimbau masyarakat untuk waspada kemungkinan penyakit diare yang sering menyerang di saat peralihan musim ini.

Hal ini diungkap langsung Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkalis Irawadi kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (15/1) siang.

Menurut dia, memasuki musim panas ini memang penyakit diare yang perlu di waspadai.

Karena sumber air bersih akan mulai berkurang.

Irawadi mengatakan, saat ini sebagian masyarakat sudah minum air galon, sudah  jarang yang mengandalkan air hujan sebagai sumber kebutuhan air. 

Baca juga: Parit Pasar Palapa Pekanbaru Jadi Sorotan, Disperindag Komunikasi dengan Dinas PUPR

Baca juga: Kasus DBD Terpantau di Kepulauan Meranti Awal Tahun Ini: Ada 8 Kasus

"Namun tetap harus di waspadai, terutama bagi masyarakat yang masih mengandalkan air hujan sebagai sumber air minum," terangnya.

Menurut dia, kasus diare memang sudah tidak banyak lagi terjadi karena di Bengkalis sejak beberapa tahun terakhir.

Ini memang dipengaruhi dengan perubahan pola masyarakat dalam mengonsumsi air.

"Memang kasus diare beberapa tahun terakhir tidak mengalami peningkatan.

Namun kita minta masyarakat tetap waspada agar tidak mengalami peningkatan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved