Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ancaman Karhutla di Riau

Api Mendekati Jalan Aspal dan Bau Asap Terasa, Karhutla di Pangkalan Kerinci Belum Padam

Karhutla di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau belum padam total

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Muhammad Ridho
FOTO BPBD Pelalawan
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau belum padam total hingga Rabu (28/1/2026). Tim gabungan masih berjibaku di lapangan. (Dok BPBD Pelalawan) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau belum padam total hingga Rabu (28/1/2026).

Titik api sempat meluas sejak Selasa (27/1/2026) lalu tepatnya di Simpang Kualo sampai ke wilayah Tanjung Raya. Api muncul sejak Senin (26/1/2026) dari daerah Tanjung Raya.

Tim gabungan dari berbagai instansi turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Namun api belum bisa dikuasai sepenuhnya oleh petugas gabungan yang berjibaku di lapangan.

"Kemarin api sempat mendekati jalan di daerah Simpang Kualo, jadi personil difokuskan ke titik itu sejak kemarin. Supaya api tak sempat sampai ke aspal jalan," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Satu Tersangka Korupsi Pupuk Subsidi Kembalikan Kerugian Negara Rp 800 Juta ke Kejari Pelalawan

Baca juga: Kalahkan 2 Pesaingnya, Denny Gunawan Lulus Wawancara Akhir Calon Dirut Perumda Tuah Sekata Pelalawan

Api Karhutla di Pangkalan Kerinci menjadi atensi lantaran di wilayah ibukota Pelalawan yang padat penduduk dan menjadi pusat perekonomian serta pemerintahan. Sehingga sangat riskan apabila dilanda asap dari kebakaran lahan. 

Aroma asap hasil kebakaran sudah dirasakan warga Pangkalan Kerinci dalam dua hari ini.

Pasalnya, api Karhutla belum berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. 

"Dua hari ini memang terasa bau asap, karena titik api sangat dekat. Alhamdulillah sekarang sudah mulai terkendali," papar Zulfan. 

Api melalap semak belukar dan kebun sawit milik masyarakat. Personil gabungan dipecah menjadi beberapa tim dalam operasi pemadaman dari arah yang berbeda-beda. Agar kepala api cepat dipadamkan dan tidak semakin meluas. 

"Api dan asap sudah berkurang, memang belum padam total. Tim masih di lapangan," tandasnya. 

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved