Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Rohil

Hari Ini 18 Titik Api Terdeteksi di Rohil, BPBD Turunkan Dua Regu

Titik api terdeteksi semenjak Minggu (1/3/2026) sore kemarin melalui pemantauan yang dilakukan oleh BMKG

Istimewa
KARHUTLA - Tim gabungan berusaha memadamkan Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Cuaca panas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memicu timbulnya titik api di sejumlah wilayah.

Pada Senin (2/3/2026) hari ini, diketahui sebanyak 18 titik api yang muncul di Kabupaten Rohil.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohil, Syafnurizal mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menurunkan dua regu pemadaman.

"Pada hari ini ada 18 titik api yang terdeteksi di Kabupaten Rohil, 16 di Kecamatan Tanah Putih dan 2 di Kecamatan Kubu," ujar Syafnurizal kepada Tribunpekanbaru.com.

Titik api terdeteksi semenjak Minggu (1/3/2026) sore kemarin melalui pemantauan yang dilakukan oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Meski begitu, Syafnurizal menjelaskan belum diketahui jumlah luasan areal yang terbakar.

Saat ini tim gabungan sudah turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Di Kecamatan Tanah Putih kita menurunkan 12 orang yang tergabung di dalam dua regu pemadaman, dan juga dibantu oleh personil TNI Polri dan kelompok MPA tingkat kecamatan," ujarnya. Peralatan yang diturunkan ke lokasi terdiri dari 20 gulung selang sepanjang 30 meter, dan empat mesin pompa air.

Baca juga: Hotspot Riau Hari Ini Melonjak Jadi 48 Titik, Rohil Tertinggi

Titik api di wilayah Kecamatan Kubu diketahui juga sebagian masuk ke areal perusahaan tepatnya Dusun Sejati, Kepenghuluan Rantau Bais.

Oleh karena itu pihak perusahaan juga menurunkan personilnya untuk membantu tim gabungan melakukan pemadaman.

Sementara itu, di Kecamatan Kubu pemadaman titik api dilakukan langsung oleh petugas TNI Polri dan pihak MPA kecamatan.

"Untuk Kecamatan Kubu, titik api tidak terlalu banyak sehingga dapat ditangani langsung oleh pihak kecamatan," ujarnya.

Syafnurizal juga menjelaskan bahwa pemadaman 16 titik api di Kecamatan Kubu saat ini terkendala ketersediaan air dan areal gambut dalam.

"Gambutnya dalam, dan air juga susah. Karena airnya bercampur gambut jadi tidak lancar. Tadi pihak perusahaan sudah berupaya mencari jalan keluar," ungkapnya.

(Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved