Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Virus Jembrana Mengganas di Rohul, 4 Ternak Warga Mati

Di desa tersebut ada seorang warga yang baru membeli sapi jenis Bali. Awalnya sapi ini sehat namun lama-kelamaan kondisi sapi tersebut makin melemah.

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Disnakbun Rohul
Disnakbun Rohul melakukan vaksinasi pada hewan ternak beberapa waktu lalu 

TRIBUNPRKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Virus Jembrana Mengganas di Rohan Hulu. Sejak awal puasa dan hingga saat ini sudah ada 4 Ternak sapi warga yang mati.

Selain itu, ada sekitar 25 ekor sapi yang saya ini proses penyembuhan. Selain virus jembrana,virus PMK dan parasit darah juga menyerang hewan ternak tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul, Cristian Agung Nugroho melalui Kabid Peternakan Ir Doni menerangkan sejumlah hewan ternak yang mati tersebut terdapat di Desa Pasir Makmur, Kecamatan Rambah Samo. Puluhan ekor sapi yang proses penyembuhan juga di desa tersebut.

"Kalau yang 25 ekor masih proses penyembuhan. Ada tanda-tanda mengarah ke lebih baik. Kalau yang mati totalnya ada 4," kata Doni pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (6/3/2026).

Diceritakannya, pihaknya menerima kasus di Desa Pasir Makmur ini saat awal Ramadhan. Kala itu, ada 2 ternak yang sapi. Dalam perjalannya, bertambah lagi yang mati sehingga totalnya ada 4 ekor sapi.

Di desa tersebut ada seorang warga yang baru membeli sapi jenis Bali.

Awalnya sapi ini sehat namun lama-kelamaan kondisi sapi tersebut makin melemah.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir, Pertamina Sebut Stok BBM Bisa Penuhi Lonjakan Konsumsi 20 Kali Lipat

Baca juga: Pencuri Sawit 670 Kg di Sungai Sembilan Dumai Awalnya Mengaku Panen Sawit Milik Orang Tua

"Tempat angonan (menggembala) sapi sama dengan peternak lain. Jadi didiga disitu tertular," terangnya.

Melihat 4 ternak sapi yang 25 ekor yang sakit, pihaknya pun berkoordinasi dengan Balai Veteriner Bukittinggi. Tim dari Balai Veteriner Bukittinggi tersebut bahkan sampai turun ke Rohul untuk mengambil sampel.

Pihak Disnakbun ingin memastikan virus apa saja yang menyerang ternak warga tersebut. Sehingga penanganannya bisa tepat.

"Kemarin baru keluar hasilnya. Tiga virus itu yang menyerang. Jembrana, PMK dan parasit darah," ucapnya.

Pihaknya pun mengobati 25 ekor sapi yang sakit. Penyuntikan obat serta vitamin tambahan diberikan bahkan sampai 3 kali sehari. Ditambah lagi vitamin tradisional lainnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapat laporan dari masyarakat di Kecamatan Bangun Purba. Ada ternak warga yang terkena virus jembrana.

"Tapi yang di Bangun Purba itu dipotong secara paksa," ucapnya.

Pihaknya pun meminta pada masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan Disnakbun Rohul. Sehingga penanganannya ternak yang sakit bisa dengan cepat dan tepat dilakukan. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved