BGN Terbitkan Surat Edaran Program MBG Saat Libur Idul Fitri, Distribusi di Riau Disesuaikan
BGN menerbitkan Surat Edaran tentang penyesuaian pelayanan program MBG selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan Surat Edaran tentang penyesuaian pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kebijakan ini juga akan diterapkan di Provinsi Riau.
Surat Edaran yang ditandatangani Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, pada 11 Maret 2026 tersebut mengatur pola distribusi MBG menjelang libur Lebaran, masa libur, hingga setelah aktivitas kembali normal.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Dr Syartiwidya mengatakan, pihaknya siap melaksanakan ketentuan tersebut agar pelayanan program tetap berjalan optimal bagi masyarakat penerima manfaat di daerah.
“Surat edaran ini menjadi pedoman bagi kami di daerah. Di Pekanbaru, pelaksanaan distribusi MBG akan menyesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah serta koordinasi dengan satuan pendidikan,” ujar Syartiwidya, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, bagi kelompok sasaran peserta didik, distribusi MBG menjelang libur Idul Fitri akan dilaksanakan pada hari terakhir kegiatan belajar mengajar, yaitu Jumat, 13 Maret 2026.
Pada hari tersebut, selain menu harian MBG, penerima manfaat juga akan mendapatkan tambahan paket MBG Idul Fitri untuk beberapa hari ke depan.
“Pada hari terakhir sekolah sebelum libur, peserta didik akan menerima menu MBG yang dikonsumsi hari itu sekaligus tambahan paket MBG Idul Fitri maksimal untuk tiga hari,” jelasnya.
Sementara itu, bagi kelompok penerima manfaat non peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, distribusi MBG tetap dilakukan seperti biasa.
Penyaluran paket MBG Idul Fitri untuk kelompok ini dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 Maret 2026.
Syartiwidya menambahkan, selama periode 18 hingga 30 Maret 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak melakukan pendistribusian MBG.
Meski demikian, operasional internal tetap berjalan untuk memastikan kesiapan layanan setelah libur Lebaran.
“Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan area dapur, perawatan peralatan produksi, pengecekan instalasi pengolahan air limbah, hingga pengamanan fasilitas. Ini penting agar pelayanan setelah libur dapat berjalan maksimal,” katanya.
Selain kegiatan operasional, SPPG juga didorong untuk melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan guna mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Distribusi MBG secara normal akan kembali dilaksanakan secara serentak mulai 31 Maret 2026 dengan menu harian seperti biasa.
Syartiwidya menegaskan bahwa penyesuaian layanan MBG selama libur Lebaran ini bersifat sementara dan tidak mengubah ketentuan teknis penyelenggaraan program secara permanen.
“Setelah masa libur selesai, pelayanan MBG akan kembali berjalan normal sesuai petunjuk teknis yang berlaku,” pungkasnya.
(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)
| Terkait MBG? Ini Arti Kata Sego Turok, Sego Turok Artinya, Apa Arti Sego Turok, Sego Turok di TikTok |
|
|---|
| Riau Kini Punya 705 SPPG, Serap Tenaga Kerja 30.423 Relawan, Penerima Manfaat 1,5 Juta Lebih |
|
|---|
| Ada Masalah dengan MBG? Masyarakat Riau Bisa Melapor soal Menu MBG via Link Online, Cek di Sini |
|
|---|
| Prabowo Singgung MBG Saat Temui Buruh Pada May Day, Langsung Disindir Politisi PDIP |
|
|---|
| Gaji Pencuci Piring MBG Rp3,5 Juta, Gaji Guru Cuma Rp800 Ribu, Kepala BGN Angkat Bicara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Kepala_KPPG_Pekanbaru_Dr_Syartiwidya-16022026.jpg)