DPRD Riau Ingatkan Hasil Seleksi SPMB SMA/SMK Boarding Harus Bebas dari Intervensi dan Titipan
Sekretaris Komisi V DPRD Riau mengingatkan agar tidak ada titipan proses penerimaan siswa baru di sekolah binaan khusus provinsi Riau.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Abdul Kosim, mengingatkan agar tidak ada praktik “titipan” dalam proses penerimaan siswa baru di sekolah binaan khusus provinsi atau boarding school.
Ia menegaskan, setelah pengumuman resmi kelulusan, tidak boleh ada lagi intervensi yang merusak sistem seleksi. Dalam waktu dekat ini akan diumumkan hasil seleksi SPMB SMA/SMK Boarding itu.
Menurutnya, seluruh proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk sekolah boarding SMA/SMK negeri sederajat di Provinsi Riau harus berjalan secara transparan dan berkeadilan.
"Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang ada,"ujar Abdul Kosim.
SPMB untuk tahun ajaran 2026/2027 sendiri telah resmi dibuka dan tinggal menunggu hasil seleksi. Sejumlah sekolah unggulan di bawah naungan Pemerintah Provinsi Riau telah menerima pendaftaran siswa baru dari berbagai daerah.
Terdapat lima sekolah boarding yang membuka penerimaan, yakni SMAN Plus Provinsi Riau, SMA SKO Riau, SMAN Pintar Provinsi Riau, SMKN Pertanian Provinsi Riau, serta SMKN Perikanan Provinsi Riau.
Abdul Kosim menegaskan, setiap sekolah telah memiliki batas daya tampung yang jelas dan tidak boleh dilanggar. Ia meminta seluruh pihak mematuhi ketentuan tersebut tanpa pengecualian.
Sebagai contoh, ia menyebutkan SMAN Plus Provinsi Riau hanya memiliki kuota sebanyak 200 siswa. Artinya, tidak boleh ada penambahan siswa di luar jumlah tersebut dengan alasan apapun.
"Begitu juga dengan sekolah olahraga di Rumbai, Pekanbaru, yang memiliki kuota 250 siswa. Tidak boleh ada praktik titipan yang masuk di tengah proses atau setelah seleksi selesai,"tegasnya.
Ia berharap seluruh proses penerimaan berjalan murni berdasarkan prestasi dan kemampuan siswa. Mengingat jumlah pendaftar mencapai ribuan orang untuk satu sekolah, sementara yang diterima hanya sekitar 200 siswa, maka seleksi harus benar-benar objektif dan adil.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)
| Jelang MTQ Riau, Jons Ade Novendra Minta Perbaikan Jalan Menuju Kuansing Segera Dituntaskan |
|
|---|
| DPRD Riau Dukung Perbanyak Waste Station di Pekanbaru |
|
|---|
| Riau Petroleum Terima PI Rp 340 Miliar, DPRD Riau Dorong Pengembangan Energi B50 |
|
|---|
| Pimpinan DPRD Tanggapi Terpilihnya Muhammad Rahul Sebagai Ketua Karang Taruna Riau |
|
|---|
| Pendaftaran KPID Riau Resmi Dibuka, Wajib S1 dan Tidak Partisan Media Tertentu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Sekretaris-Komisi-V-DPRD-Riau-Abdul-Kosim-soal-spmb-sma.jpg)