Selasa, 5 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Data BPS, Riau Alami Inflasi 2,37 Persen pada April 2026 Ini Penyebabnya

Data BPS Riau mencatat pada April 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Riau sebesar 2,37 persen

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat | Editor: Ariestia
Grafis Tribun/Didik Ahmadi
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provisi Riau mencatat pada April 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Riau sebesar 2,37 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,03.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, Selasa (5/5/2026) mengatakan inflasi tertinggi terjadi di Tembilahan sebesar 3,61 persen dengan IHK sebesar 113,32.

Sedangkan yang  terendah terjadi di Kabupaten Kampar, dimana terjadi inflasi y-on-y sebesar 1,51 persen dengan IHK sebesar 112,57. 

Menurut ya, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sembilan indeks kelompok pengeluaran.

Berikut sembilan indeka kelompok pengeluaran tersebut 

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,57 persen. Kemudian diikuti kelompok pendidikan sebesar 5,08 persen.

Lalu kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,51 persen, selanjutnya kelompok transportasi sebesar 1,76 persen

Seterusnya kelompok kesehatan sebesar 1,63 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,50 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,04,  kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,00 persen serta  kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,62 persen. 

"Di sisi lain dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yakni kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,87 persen dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,04 persen. Secara month to month (m-to-m) pada April 2026 Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,17 persen, dan secara year to date (y-to-d) Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,15 persen," ungkap Asep Riyadi lewat rilis BPS Riau.

Apa itu Inflasi 

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.

Kondisi ini menyebabkan penurunan daya beli mata uang, di mana uang yang sama mendapatkan jumlah barang lebih sedikit. 

Kenaikan satu atau dua barang saja tidak disebut inflasi, kecuali meluas ke barang lain.

Apa itu Indeks Harga Konsumen 

Indeks Harga Konsumen (IHK) atau Consumer Price Index (CPI) adalah indikator ekonomi yang mengukur rata-rata perubahan harga sekumpulan barang dan jasa (keranjang belanja) yang dibeli rumah tangga dalam jangka waktu tertentu. 

IHK di Indonesia, yang dirilis bulanan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), menjadi acuan utama mengukur inflasi/deflasi, menetapkan kebijakan moneter, dan penyesuaian upah. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved