Selasa, 12 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jelang Libur Panjang dan Idul Adha, Pemprov Riau Jamin Stok Sembako Aman

Pemprov Riau memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat tetap aman menjelang libur nasional Kenaikan Isa Almasih dan Idul Adha 2026.

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgio
SEMBAKO - Direktur Utama PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat tetap aman menjelang libur nasional Kenaikan Isa Almasih dan persiapan Hari Raya Iduladha 2026.


Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD pangan, operasi pasar murah kembali digencarkan di sejumlah titik di Kota Pekanbaru pada pekan kedua Mei ini.


Direktur BUMD PT Riau Pangan Bertuah (RPB), Ade Putra Daulay mengatakan, pihaknya telah menyiapkan stok pangan dalam jumlah besar untuk setiap lokasi operasi pasar murah.


“Setiap titik kami siapkan 1.000 liter Minyakita dan 1 ton beras SPHP. Ini sesuai arahan Plt Gubernur Riau agar stok pangan benar-benar tersedia di masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan,” kata Ade, Senin (11/5/2026).


Tak hanya saat operasi pasar berlangsung, masyarakat juga tetap bisa membeli Minyakita dengan harga subsidi di sejumlah titik distribusi resmi.


“Kalau masyarakat belum sempat datang ke pasar murah, Minyakita sesuai HET juga tersedia di Topan Swalayan Jalan Melati serta tiga Kios Pangan di Pasar Dupa, Pasar Cik Puan, dan Pasar 50. Harganya sama seperti di operasi pasar,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, M Taufiq OH menegaskan operasi pasar murah menjadi langkah konkret pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.


Menurutnya, operasi pasar murah juga bertujuan memotong rantai distribusi yang panjang sehingga harga barang tetap terkendali hingga ke tangan konsumen.


“Untuk memastikan distribusi lancar dan harga tetap stabil, Pemprov Riau terus menggencarkan operasi pasar murah. Pekan ini kami fokuskan di Pekanbaru karena tingkat konsumsinya cukup tinggi,” ujar Taufiq.


Ia memastikan harga Minyakita dalam operasi pasar tetap dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), meski di pasaran sempat mengalami kenaikan.


“Masyarakat tidak perlu khawatir, di pasar murah Minyakita kami jual Rp15.500 per liter. Ini bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga harga tetap stabil,” katanya.


Selain Minyakita, masyarakat juga bisa membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasar. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram. Kemudian beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp165.000 per 10 kilogram atau Rp83.000 per 5 kilogram.


Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dijual Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Rp13.000 per bungkus, serta garam mulai Rp2.000 per kemasan.


Operasi pasar murah pekan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan dimulai Senin (11/5/2026) di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.


Selanjutnya pada Selasa (12/5/2026), operasi pasar digelar di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, dan ditutup Rabu (13/5/2026) di Halaman Alkastoery, Jalan Sri Sejahtera, Kelurahan Agrowisata.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved