Pertamina Perkuat Program Keberlanjutan Lewat Konservasi Mangrove dan Pelatihan Vokasi
PT Pertamina Patra Niaga memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Kota Dumai.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan lingkungan dan penguatan kualitas sumber daya manusia, PT Pertamina Patra Niaga memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Kota Dumai. Langkah ini dilakukan melalui pengembangan program pengelolaan mangrove dan pelatihan vokasi bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Program tersebut difokuskan pada dua sektor utama, yakni konservasi lingkungan pesisir dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dalam sektor lingkungan, Pertamina melanjutkan program pengelolaan biodiversitas mangrove yang telah berjalan sejak 2023 bersama Universitas Riau. Tahun ini, program diperkuat melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan pembangunan infrastruktur jembatan di kawasan pesisir Kampus UNRI Purnama.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan Eco Edupark Dumai sebagai pusat edukasi, penelitian, dan wisata mangrove berbasis lingkungan. Selain menjaga ekosistem pesisir, mangrove juga dinilai penting dalam mengurangi abrasi dan dampak perubahan iklim.
Sementara di bidang sosial, Pertamina menghadirkan program pelatihan operator listrik industri bagi masyarakat di lima kelurahan ring satu perusahaan, yakni Tanjung Palas, Jaya Mukti, Buluh Kasap, Laksamana, dan Bukit Datuk. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Provinsi Riau untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri di Dumai.
Sr Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno, mengatakan kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan lembaga vokasi diharapkan mampu menghadirkan program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, penguatan kompetensi masyarakat dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan inklusif.
Kerja sama pengembangan program tersebut secara resmi ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pertamina Patra Niaga, Universitas Riau, dan BLK Provinsi Riau yang dilaksanakan di Gedung LPPM Universitas Riau pada akhir April 2026 lalu.
Sebelumnya, Pertamina juga telah menjalankan sejumlah program pelatihan masyarakat seperti pelatihan pengelasan SMAW 3G dan tata boga sebagai bagian dari program pemberdayaan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)
| Kompak dengan Pakaian Putih, Mexsasai Indra Daftar Bakal Calon Rektor Unri |
|
|---|
| Dari Pagar Kantin ke Menara Bor: Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR |
|
|---|
| Kasus Cukong Arang Rusak Mangrove di Riau, 2 Profesor IPB Kompak Sebut Menggerus Kedaulatan NKRI |
|
|---|
| Hasil Hearing Komisi II DPRD Pekanbaru Dengan Pertamina, Ini Pesan Penting Anggota Dewan |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Distribusi BBM di Riau Diawasi Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pertamina-kerjasama-unri-soal-mangrov.jpg)