Kesehatan Hewan Kurban Riau
Peternak Kurban di Pekanbaru Klaim Sapi Mereka Aman dari PMK
Menjelang Hari Raya Idul Adha, para peternak sapi kurban di Kota Pekanbaru mulai meningkatkan pengawasan kesehatan hewan ternak mereka.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menjelang Hari Raya Idul Adha, para peternak sapi kurban di Kota Pekanbaru mulai meningkatkan pengawasan kesehatan hewan ternak mereka.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dikhawatirkan dapat menyerang hewan kurban.
Salah seorang peternak sapi kurban di Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Sumarno, mengaku rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh sapi miliknya. Pemeriksaan dilakukan dengan mendatangkan dokter hewan langsung ke kandang.
Menurut Sumarno, kesehatan hewan kurban menjadi prioritas utama agar sapi yang dijual kepada masyarakat benar-benar dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan saat Idul Adha nanti.
Ia mengklaim seluruh sapi di kandangnya yang saat ini telah habis dipesan panitia kurban berada dalam kondisi sehat dan bebas dari PMK.
Upaya pencegahan penyakit terus dilakukan secara berkala.
"Insya Allah kalau soal kesehatan selalu diperhatikan dan selama ini belum ada sapi saya yang terkena penyakit mulut dan kaki,"ujar Sumarno, Kamis (14/5/2026).
Untuk menjaga kondisi ternaknya tetap prima, Sumarno secara rutin memberikan vaksin dan pemeriksaan kesehatan kepada sekitar 30 ekor sapi miliknya.
Dalam sekali pemeriksaan dan pemberian vaksin, ia mengaku harus mengeluarkan biaya cukup besar.
Baca juga: Waspada PMK Jelang Idul Adha, Riau Perketat Pengawasan Hewan Kurban dari Luar Daerah
Baca juga: DKPP Kepulauan Meranti Pastikan Ratusan Hewan Kurban Layak dan Bebas PMK
"Kalau dokter hewan datang untuk cek kesehatan dan suntik vaksin, biayanya bisa sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta," jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Sumarno juga memberikan asupan nutrisi tambahan kepada sapi-sapinya.
Ia memanfaatkan molase, ampas tebu, serta pakan berkualitas guna menjaga daya tahan tubuh hewan ternak.
Menurutnya, kebutuhan pakan dan nutrisi sapi akan semakin ditingkatkan menjelang Idul Adha.
Hal itu dilakukan agar kondisi sapi tetap sehat, bobot terjaga, dan layak dijadikan hewan kurban bagi masyarakat Pekanbaru.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)
| Waspada PMK Jelang Idul Adha, Riau Perketat Pengawasan Hewan Kurban dari Luar Daerah |
|
|---|
| DKPP Kepulauan Meranti Pastikan Ratusan Hewan Kurban Layak dan Bebas PMK |
|
|---|
| Kasus PMK Belum Terdeteksi, Segini Estimasi Kebutuhan Hewan Kurban di Pelalawan pada Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Jelang Idul Adha 2026, 50 Petugas dan 5 Puskeswan di Kuansing Disiagakan |
|
|---|
| Kasus PMK di Riau Masih Tinggi, Peternak Diminta Tingkatkan Kewaspadaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Sebuah-kandang-sapi-kurban-di-Kulim-Pekanbaru.jpg)