TOPIK
Pembunuhan Satu Keluarga di Medan
-
"Ya, kalau bisa mereka itu dihukum mati saja. Karena, cucu saya yang tidak tahu apa-apa, tega mereka bunuh begitu," ungkap Wagiman
-
Polisi menduga Andi Lala dibantu dua orang saat membunuh secara sadis Riyanto dan empat anggota keluarganya di rumah mereka
-
Melalui global positioning system (GPS), polisi bisa melacak posisi sepanjang nomor kartu (SIM card) masih melekat di dalam ponsel korban.
-
Pelaku diduga dilakukan oleh tiga orang yang diotaki oleh Andi Lala alias Andi Matalata, datang ke rumah korban Ryanto.
-
Seperti yang diketahui baik ponsel milik Riyanto maupun istrinya dibawa kabur oleh eksekutor.
-
Banyak yang penasaran bagaimana sosok Andi Lala hingga masyarakat dan netizen bertanya-tanya bagaimana profilnya.
-
Tak tanggung-tanggung, untuk mencari bukti keterlibatan pelaku, Polda Sumut menurunkan unit Identifikasi TKP Polda Sumut.
-
Yanto menceritakan, saat Serimpi memanggil Riyanto dan keluarga, tidak ada sahutan atau balasan. Setelah itu, Serimpi ke arah samping rumah dan liat p
-
Hingga kini siapa pelaku pembunuhan ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian masih berusaha mengungkap dalang dibalik peristiwa tersebut.
-
Pembunuhan yang terjadi di Mabar, Medan Deli, itu cukup tragis, pasalnya satu keluarga, terdiri lima orang meninggal dunia.
-
Warga menemukan balita tersebut di kolong tempat tidur di kamar utama dalam kondisi kritis dan penuh dengan luka.
-
Serimpi (40) saksi yang menemukan jenazah satu keluarga di Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli masih diperiksa polisi.
-
Pasalnya, warga dikejutkan dengan pembantaian satu keluarga di Gang Bakaran Batu Kecamatan Medan Deli.