TOPIK
Penumpang Gelap Garuda
-
Sebelumnya Mario tak pernah berbuat hal yang aneh-aneh.
-
"Kita menunggu Tim Investigasi Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan," ungkap Kepala Divisi Operasi (Kadiv Ops) Bandara SSK II Pekanbaru
-
Rencananya rekonstruksi akan dilakukan hari ini, Kamis (9/4/2015), Tiar menyampaikan, ia tak mungkin bisa ke Pekanbaru, karena tak punya uang
-
"Kupikir dia ke warnet kayak biasanya. Rupanya, ya Tuhan," ucap Tiar sambil mengisak.
-
Mario sangat terobsesi pada dua hal: pesawat terbang dan sosok Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.
-
"Sanksi tegas, general manager dan petugas keamanan bandara dirotasi," kata Suprasetyo.
-
Tapi ia tak menyerah. Mario berlari mengincar roda belakang pesawat Garuda Indonesia.
-
Mario justru bangga kini mendadak terkenal. "Mamak aku sekarang dah ada di Jakarta.. Terkenal aku sekarang ma..," tulis Mario di akun Facebook-nya
-
Dalam hal ini, DPRD Riau melihat, kelalaian yang terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II patut diberikan teguran oleh Dinas Perhubungan.
-
Jajaran Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengaku pasrah jika nantinya diputus bersalah atas kejadian penyusupan Mario Steve Ambarita
-
Kedatangan otoritas tersebut guna melakukan investigasi terkait kasus Mario Steve Ambarita (21) yang dapat menembus wilayah steril Bandara SSK II
-
Orangtuanya, Tiar Sitanggang tak berhenti menerima telepon dari sejumlah wartawan baik lokal maupun nasional yang penasaran dengan anaknya tersebut.
-
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menetapkan Mario Steven Ambarita sebagai tersangka
-
Mario Steven Ambarita menjalani proses olah tempat kejadian perkara (TKP).Olah TKP dilakukan di dua bandara, Bandara Soekarno-Hatta dan Pekanbaru
-
General Manager dan petugas keamanan bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru akan dicopot dari jabatannya.
-
Mario Steven Ambarita mendapat kunjungan tiga anggota keluarganya. Mereka mendatangi kantor otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Banten Rabu (8/4/2015)
-
Mario Steve Ambarita (21), pria yang menyusup ke ruang roda pesawat Garuda Indonesia terancam hukuman satu tahun penjara.
-
Mario ditempatkan di ruang Posko Otoritas Bandara yang berada di lantai dasar kantor dan dijaga ketat
-
Semalam saya ditelepon orang bandara. Katanya anak saya sehat. Dia sudah selera makan.
-
Wah, saya sport jantung. Makan saja tak selera sekarang ini. Waduh, anak saya itu, nekad sekali
-
Saat pergi meninggalkan keluarganya, Mario hanya menggunakan setelan oblong dan celana jeans
-
Perimeter keamanan bandara cukup bagus, sesuai standar. Saya sudah cek tadi secara kasat mata
-
Menurut Tiar pada Tribun lewat telepon, Mario tidak pernah mengatakan akan pergi ke Jakarta.
-
Indikasi normalnya kejiwaan Mario diketahui setelah petugas Otoritas Bandara dapat memintai keterangan sementara darinya.
-
Kemenhub belum mengetahui motif Mario Steve Ambarita (21),menyelinap masuk ke ruang roda pesawat Garuda GA 177 rute Pekanbaru-Jakarta.
-
Mario justru maracau ketika ditanyai aksi nekatnya bersembunyi di roda belakang pesawat
-
VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto menyebut pencegahan terhadap penumpang gelap seperti Mario, tanggung jawab otoritas bandara
-
"Areal bandara restricted area. Tidak dimungkinkan orang sembarangan masuk ke kawasan itu," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto
-
Ia juga telah mempelajari cara bagaimana terbang gratis, dengan menjadi penumpang gelap di roda pesawat, melalui internet.
-
Mario menyelinap masuk ke ruang roda belakang pesawat Garuda Indonesia GA 177 sesaat jelang tinggal landas (take off) di Bandara SSK II Pekanbaru