Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Takjil Ramadan di Riau

Gandeng BPOM dan Diskes, Diskoperindag Pelalawan Jadwalkan Pengecekan Takjil di Pasar Ramadhan

Lokasi pasar ramadhan bermunculan dan berjamur di Pelalawan, khususnya di Kota Pangkalan Kerinci mulai hari ini, Kamis (19/2/2026). 

Penulis: johanes | Editor: Muhammad Ridho
Tribun Pekanbaru/johanes
Penjual takjil maupun makanan berbuka puasa mulai bermunculan di Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci, Kamis (19/2/2026). Diskoperindag Pelalawan menjadwalkan pemeriksaan makanan dan minuman yang dijual di Pasar Ramadhan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pasar ramadhan yang menjual beragam takjil maupun makanan berbuka puasa akan digelar di Kabupaten Pelalawan mulai hari ini, Kamis (19/2/2026). 

Lokasi pasar ramadhan akan bermunculan dan berjamur di Pelalawan, khususnya di Kota Pangkalan Kerinci.

Hal ini akan memanjakan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk berburu takjil atau makan berbuka puasa.

Fenomena ini akan berlangsung selama satu bulan penuh selama bulan puasa. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan melakukan pengawasan terhadap bahan-bahan yang digunakan para pedagang takjil. Melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM, pengecekan ke lapangan akan dilaksanakan untuk memastikan bahan yang dipakai dalam makanan berbuka puasa yang dijual tetap aman bagi kesehatan. 

"Kewenangan kita dalam Pasar Ramadhan yakni pemeriksaan bahan dan kandungan di makanan maupun takjilnya. Ini rutin kami lakukan setiap bulan puasa," ungkap Kepala Diskoperindag Pelalawan, Hanafie kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Hujan Guyur Pelalawan Hari Pertama Puasa, Hotspot dan Firespot Nihil, BPBD Sebut Pengaruh OMC

Biasanya, lanjut Hanafie, pihaknya akan menggandeng Balai Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan (Diskes), dan instansi terkait lainnya. Sehingga proses pemeriksaan bisa dilakukan secata menyeluruh dari berbagai bidang maupun keahlian. 

Diskoperindag Pelalawan akan memilih beberapa Pasar Ramadhan yang menjadi sampel pengecekan.

Makanan yang dijual serta minuman yang berbahan pewarna akan diperiksa menggunakan alat khusus, memeriksa kandungan apa saja yang ada di dalamnya. 

"Dari pengalaman sebelum-sebelumnya, belum ada temuan yang mengkuatirkan," kata Hanafie.

Selain pemeriksaan makanan dan minuman di pasar ramadhan, pihaknya akan melakukan pengawasan ke pasar tradisional, swalayan, minimarket maupun sejenisnya untuk mengecek masa kadaluarsa bahan pangan yang dibeli masyarakat.  

"Kalau bahan pangan yang sudah kadaluarsa, sering kita temui. Ini menjadi catatan penting bagi masyarakat. Cek dulu sebelum membeli," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved