Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla Masih Mengintai Riau

Satu Titik Api Terdeteksi di Rohul, Diduga Berasal dari Pabrik Kelapa Sawit

Titik api tersebut berada di Desa Teluk Alur, Kecamatan Rambah Samo. Pihaknya menduga titik api tersebut berasal dari sebuah pabrik kelapa sawit.

BPBD Rohul
Tim BPBD Rohul saat meninjau titik api di Pegunungan Bukit Barisan yang ada di Kecamatan Rambah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Satu titik api terpantau di wilayah Rokan Hulu pada Kamis (12/3/2026).

Hal ini berdasarkan pantauan dari aplikasi SiPongi Kemenhut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul melalui kepala bidang kedaruratan dan Logistik, Boy Arta membenarkan hal tersebut.

"Ada satu titik api dari aplikasi SiPongi Kemenhut," kata Boy Arta pada Tribunpekanbaru.com, Kamis (12/3/2026).

Titik api tersebut berada di Desa Teluk Alur, Kecamatan Rambah Samo.

Pihaknya menduga titik api tersebut berasal dari sebuah pabrik kelapa sawit.

"Untuk pemantauan sementara pabrik di Kecamatan Rambah Samo," katanya.

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi Kades Kepenuhan Raya Rohul, JPU Hadirkan Dua Ahli

Kebakaran hutan dan lahan di Rohul sejauh ini bisa disebut belum ada. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul terus melakukan upaya pencegahan.

"Sejauh ini bisa disebut belum ada titik Karhutla di Rohul," ujarnya.

Diakuinya memang dalam aplikasi statelit, ada beberapa titik api di Rohul. Jumlahnya kadang bervariasi, kadang 1 dan kadang 2 titik.

"Tapi pas kita cek ke lapangan, yang ketemu itu cerobong PKS. Makanya bisa kita sebut sejauh ini belum ada Karhutla di Rohul," ucapnya.

Cuaca di Rohul memang sudah panas terik. Hujan sangat jarak turun. Pihaknya pun berharap agar masyarakat tidak membakar lahan 

Ia pun menilai penindakan yang dilakukan pihak kepolisian terutama Polda Riau pada tahun lalu memberi efek terkait Karhutla di Rohul. Masyarakat mulai takut membakar lahan.

"Kalau saya melihat, penindakan yang dilakukan pihak Polda tahun lalu memberi efek jera. Makanya tahun ini belum muncul. Mudah-mudahan tidak ada warga yang buka lahan dengan cara membakar," harapnya.

Pihaknya pun akan terus memantau dan melakukan sosialisasi pada masyarakat agar tidak membakar lahan. Sehingga angka Karhutla bisa ditekan.

(Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved