Selamatkan Putranya, Wanita Tewas Ditelan Lantai Eskalator yang Jebol
Wanita itu mendorong puteranya agar selamat dan tak ikut jatuh
Mereka juga mengutip berbagai sumber yang mengatakan petugas lupa memeriksa eskalator yang menghubungkan lantai keenam dan ketujuh mal setelah melakukan perawatan.
Dilansir CNN, Senin (27/7/2015), polisi Jingzhou mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan.
Sementara itu panggilan telepon untuk pihak mal dan penanggungjawab mal, Senin, belum mendapatkan jawaban. Seorang wakil dari pelayanan pemeliharaan alat pusat perbelanjaan itu menolak berkomentar.
Meningkat
Kecelakaan eskalator bukan pertama kali terjadi. Dalam insiden terpisah di Beijing, Minggu (26/7/2015), People's Daily melaporkan kaki seorang anak laki-laki tersangkut di sebuah eskalator.
Petugas menyelamatkannya dalam waktu setengah jam. Bocah itu mengalami luka-luka ringan.
Tahun lalu, 13 orang terluka ketika sebuah eskalator tiba-tiba bergerak bertukar arah naik di sebuah stasiun bawah tanah di Kota Shanghai.
Dalam ini insiden yang sama tahun 2011 di stasiun bawah tanah Beijing menewaskan seorang remaja laki-laki dan melukai 30 orang lainnya.
Di China beberapa kali terjadi kecelakaan di eskalator yang merenggut nyawa.
Peraturan dan standar keamanan seringkali diabaikan dan tidak diterapkan dengan benar. Kadangkala hal itu karena korupsi pihak-pihak yang berkepentingan.
Marah
Ketidaksigapan petugas dan sikap tertutup pusat perbelanjaan dalam menanggapi insiden yang menewaskan Xiang Liujuan memicu kemarahan keluarga korban dan masyarakat.
Anggota keluarga pun mencari jalan lewat dunia maya untuk menghimbau dilakukannya investigasi secara transparan.
Dilaporkan AFP, berita mengenai kecelakaan itu menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat China.
Bahkan menjadi satu di antara topik yang paling banyak dibicarakan di media sosial China, Weibo. Lebih dari 6,6 juta orang yang melihatnya, Senin (27/7/2015).
Sebagian besar komentar mengungkapkan kemarahan pada manajemen pusat perbelanjaan.
"Mengapa staf tidak menghalangi pengunjung naik eskalator bermasalah itu atau mematikan mesinnya? Pihak departement store harus bertanggung jawab," tulis seorang netizen.
Ada pula yang merasa tersentuh dengan tindakan terakhir wanita malang itu.
"Saya terkejut melihat dia tenggelam dan di saat yang sama merasakan besarnya cinta kasih seorang ibu. Wanita itu tidak membuang-buang waktu mendorong anaknya keluar ketika ini terjadi," sebut seorang netizen lain. (wen/cnn/afp/ped/Ariestia)