TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Positif Mengandung DNA Babi, Viostin DS Masih Dijual di Selatpanjang, Penjual Tak Tahu Jika Dilarang

Ia beralasan tetap menjual suplemen tersebut lantaran tidak ada pemberitahuan ataupun larangan dari pihak terkait.

Positif Mengandung DNA Babi, Viostin DS Masih Dijual di Selatpanjang, Penjual Tak Tahu Jika Dilarang
istimewa
Viostin DS dan Enzyplex 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Sejumlah apotek dan toko obat di Selatpanjang masih menjual satu di antara dua suplemen tulang yang dinyatakan mengandung DNA babi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Viostin DS.

Sebuah apotek yang berada di Jalan Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, masih memiliki beberapa kotak Viostin DS untuk dijual ke konsumen yang membutuhkan.

Padahal, pemilik apotek mengaku sudah mengetahui jika Viostin DS mengandung DNA babi dan dilarang untuk diedarkan.

"Saya tahu suplemen ini mengandung DNA babi dari sejumlah media masa. Hanya Viostin DS saja yang masih banyak, kalau Enzyplex kosong," ujar Jason, pemilik apotek, Minggu (4/2/2018).

Salah satu apotek di Jalan Banglas masih menjual satu di antara dua suplemen tulang yang dilarang edar oleh BPOM
Salah satu apotek di Jalan Banglas masih menjual satu di antara dua suplemen tulang yang dilarang edar oleh BPOM (tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo)

Baca: Mengandung DNA Babi, DPRD Pekanbaru Minta BPOM Segera Tarik Viostin DS dan Enzyplek

Baca: Usianya Sudah 63 Tahun tapi Temuan Polisi di Rumah Kakek di Rokan Hulu Ini Bikin Kaget

Baca: Mengandung DNA Babi, DPRD Pekanbaru Minta BPOM Segera Tarik Viostin DS dan Enzyplek

Ia beralasan tetap menjual suplemen tersebut lantaran tidak ada pemberitahuan ataupun larangan dari pihak terkait.

Lagipula kata Jason, ia akan menanggung kerugian jika suplemen tersebut tidak ia jual.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help