Dumai
Jelang Ramadan, Dinas Perdagangan Dumai Imbau Waspadai Produk Kemasan Kedaluarsa
Pihak Dinas Perdagangan Dumai sudah membuka pengajuan lokasi Pasar Ramadhan 1439 H. Namun baru 3 yang mengajukan diri
Penulis: Fernando | Editor: Budi Rahmat
Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang
TRIBUNDUMAI.COM,DUMAIKOTA - Pihak Dinas Perdagangan Dumai sudah membuka pengajuan lokasi Pasar Ramadhan 1439 H.
Baru tiga lokasi yang bakal jadi titik pasar ramadhan di Kota Dumai. Kondisi ini lantaran baru tiga pengelola yang berencana membuka pasar ramadhan.
Rencana lokasi pasar ramadhan tersebar di Jalan Jendral Sudirman tak jauh dari Pasar Senggol, Jalan Anggur dan Kawasan Jaya Mukti. Mereka belum memastikan jumlah pedagang yang berjualan di sana. Pihak dinas masih mempertimbangkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pasar ramadhan.
"Kita baru terima tiga pengajuan. Saat ini masih belum ada lagi yang mengajukan hendak mengelola pasar ramadhan," terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai, Zulkarnaen kepada Tribun, Selasa (8/5/2018)
Menurutnya, pihak dinas masih menanti usulan dari calon pengelola pasar ramadhan. Mereka masih bisa mengajukan permohonan hingga akhir pekan ini. Pihak dinas berencana melakukan finalisasi terhadap jumlah pasar ramadhan. Senin (14/5/2018) mendatang
Zulkarnaen belum memastikan jumlah pasar ramadhan di Kota Dumai tahun ini. Ia menyebut jumlah pasar ramadhan nantinya sesuai dengan usulan yang ada. Pihak dinas pun sudah menjemput bola bagi pengelola yang hendak membuka pasar ramadhan.
Mereka menanti usulan hingga dua hari mendatang. Jumlah pasar ramadhan nanti tergantung usulan yang masuk. Ia menegaskan agar pengelola untuk menjaga kebersihan dan keamanan di sekitar pasar ramadhan.
Imbauan Disperindag Dumai
Ada dugaan sejumlah produk kadaluarsa masih beredar di Kota Dumai. Hal ini seiring tingginya permintaan produk makanan kemasan jelang Ramadhan 1439 H. Sejumlah produk makanan impor juga masih beredar di pasaran.
Masyarakat harus selektif saat membeli produk kemasan. Masyarakat juga harus jeli memilih makanan kemasan. Mereka harus teliti melihat jadwal produksi dan kadaluarsa produk tersebut.
Pihak Dinas Perdagangan Kota Dumai mengaku bakal antisipasi peredaran produk kadaluarsa di pasaran Kota Dumai. Mereka berencana melakukan inspeksi mendadak dengan menyasar produk makanan kemasan.
"Kami bakal kerjasama dengan BPOM untuk antisipasi peredaran produk kadaluarsa," papar Kepala Dinas Perdagangan Dumai, Zulkarnaen kepada Tribun, Selasa (8/5/2018).
Menurutnya, tim bakal menyasar produk secara mendadak. Pihaknya bakal mendatangkan PPNS bila mendapati produk makanan kemasan yang kadaluarsa. Mereka tidak segan menindak tegas oknum pengusaha bandel yang tetap jual makanan kemasan kadaluarsa.(fer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/logo-kota-dumai_20180316_222322.jpg)