Ini Langkah KONI Riau Cegah Mutasi Atlet Riau ke Propinsi Lain

Terkait dengan dana yang kerap disuarakan, KONI Riau sudah sepakat dana untuk suplemen berbeda dengan dana pembinaan khusus.

Ini Langkah KONI Riau Cegah Mutasi Atlet Riau ke Propinsi Lain
Internet
Logo KONI

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - KONI Riau menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah terjadinya mutajsi atlet Riau ke daerah lain. Saat ini memang tercatat ada sejumlah atlet Riau yang hendak pindah ke propinsi lain.

Tahun 2018 ini memang jadi tahun terakhir proses mutasi atlet sebab dalam aturannya proses mutasi atlet selambat - lambatnya dua tahun sebelum pelaksana PON. PON yang akan datang digelar 2020 di Papua.

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis dalam beberapa kesempatan menegaskan pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi atlet Riau yang akan mutasi ke propinsi lain. Itu salah satu langkah mencegah mutasi.

Namun hal itu tidak bisa mencegah sepenuhnya. Sebab, atlet Riau yang memang sudah bulat hendak mutasi ke propinsi lain, akan melewati sidang BAORI. KONI Riau pun harus mengikuti proses di BAORI.

Selain tidak memberikan rekomendasi, Emrizal mengatakan KONI Riau sudah menyurati KONI Pusat dan Badan Arbitrase Olahraga Seluruh Indonesia (BAORI) yang menyatakan bahwa sang atlet - yang hendak mutasi - merupakan atlet Riau.

"Selain itu, langkah mengayomi mereka (atlet) untuk tidak pindah kita lakukan. Kita juga bicara hati ke hati dengan atlet," kata Emrizal Pakis, Selasa (15/5/2018).

Terkait dengan dana yang kerap disuarakan, KONI Riau sudah sepakat dana untuk suplemen berbeda dengan dana pembinaan khusus. Dana suplemen akan disalurkan.

Bila atlet menyebut pindah ke propinsi lain karena propinsi tersebut memberikan pekerjaan, KONI Riau pun sudah berbuat demikian. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemko Riau.

"Kita sudah bicarakan dengan Pemko Riau soal pekerjaan ini. Hasil pembicaraan, pihak Pengprov Riau siap memberikan pekerjaan, " ujarnya.

Halaman
12
Penulis: palti
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help