Inilah 'Monster' Lobang Hitam, Rakus dan Mampu Isap Benda langit Sebesar Matahari

Tim astronom Australia National University (ANU) baru saja mengidentifikasi adanya lubang hitam sangat besar

Inilah 'Monster' Lobang Hitam, Rakus dan Mampu Isap Benda langit Sebesar Matahari
kompas.com
Tiap tahunnya, lubang hitam akan menelan satu bintang 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tim astronom Australia National University (ANU) baru saja mengidentifikasi adanya lubang hitam sangat besar yang dapat mengisap benda langit dengan sangat cepat.

Lubang hitam ini disebut sangat rakus karena mampu mengisap benda langit yang massanya setara Matahari setiap dua hari sekali.

Menurut analisis ANU, pertumbuhan lubang hitam ini sangat cepat, yakni satu persen setiap jutaan tahun.

Sebelum "monster" lubang hitam ini ditemukan, para ilmuwan harus meneliti sekitar 12 miliar tahun cahaya di luar angkasa, yang berarti mereka melihat obyek seperti itu pada 12 miliar tahun lalu, tidak terlalu lama setelah Big Bang.

Baca: Keluarga Ini Kaget Hewan yang Dipeliharanya Ternyata Bukan Anjing, Tetapi. . .

Perwakilan ANU mengatakan, lubang hitam ini terlihat karena cahayanya yang sangat mencolok.

Misalkan lubang hitam ini ada di area Bima Sakti, bisa dipastikan ia lebih terang dari Bulan Purnama.

"Lubang hitam tumbuh sangat cepat sehingga sinarnya ribuan kali lebih terang dari benda langit di seluruh galaksi. Ini karena semua gas yang disedotnya setiap hari menimbulkan banyak gesekan dan pansa," kata Christian Wolf salah satu tim ANU Christian Wolf dilansir Science Alert, Rabu (16/5/2018).

Baca: Makhluk Apa Ini, Ditemukan Terdampar di Pantai, Lihat Bentuknya

"Kalau lubang hitam ini ada di galaksi Bima Sakti kita, cahayanya 10 kali lebih terang dari bulan purnama dan dapat dipastikan bintang lain di langit malam tak akan terlihat," imbuhnya.

Wolf menambahkan, jika "monster" ini ada di galaksi Bima Sakti bukan tidak mungkin cerita kehidupan di Bumi akan tamat karena ukurannya yang super masif, cahaya, dan radiasi sinar-x yang ditimbulkannya.

Lubang hitam yang dikenal sebagai QSO SMSS J215728.21-360215.1 diperkirakan berukuran 20 miliar Matahari.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help