Mulai Hari Ini, Tik Tok Sudah Bisa Digunakan Lagi di Indonesia, Namun Konten Dibatasi

Layanan berbagi video yang populer di Indonesia, Tik Tok, sudah bisa diakses kembali per hari ini, Selasa (10/7/2018).

Mulai Hari Ini, Tik Tok Sudah Bisa Digunakan Lagi di Indonesia, Namun Konten Dibatasi
TribunStyle.com/Kolase
Tik Tok 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Layanan berbagi video yang populer di Indonesia, Tik Tok, sudah bisa diakses kembali per hari ini, Selasa (10/7/2018).

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat memblokir layanan tersebut selama sepekan, sejak Selasa (3/7/2018) pekan lalu.

Baca: Heboh Penampakan Harimau di Kampar, BBKSDA Langsung Cek dan Temukan Jejak

Baca: Jadwal Piala Dunia 2018 Prancis vs Belgia, Inggris vs Kroasia, Ini Cara Nonton Live Streaming di HP

“Sudah dibuka blokirnya,” kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Noor Iza, via pesan singkat. Ketika dijajal oleh KompasTekno sore ini, aplikasi Tik Tok memang sudah kembali menampilkan konten.

 Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Pangerapan, berharap Tik Tok bisa terus menjaga platform besutannya agar terbebas dari konten-konten negatif berbau pornografi, SARA, dan lain-lain.

“Itu yang kami harapkan, Tik Tok bisa memberikan konten yang inspiratif,” ujarnya.

Tampilan aplikasi Tik Tok setelah blokir dicabut, Selasa (10/7/2018).
Tampilan aplikasi Tik Tok setelah blokir dicabut, Selasa (10/7/2018). (KOMPAS.com/ RESKA KOKO NISTANTO, YUDHA PRATOMO)

Meski sudah tidak diblokir, masih ada beberapa netizen yang belum bisa membuka Tik Tok.

Menurut Semuel, hal tersebut tergantung kecepatan masing-masing operator membuka blokir mereka.

Baca: Bowo Alpenliebe Tak Bisa Main Tik Tok Lagi Walau Blokir Dibuka, Terganjal Batas Usia

Baca: Tak Jadi Diblokir, Umur Pengguna Aplikasi Tik Tok Dibatasi

Diketahui, tim manajemen Tik Tok telah sowan ke kantor Kominfo sehari pasca diblokir.

Mereka mengatakan siap mematuhi aturan yang berlaku di Tanah Air dan meningkatkan layanannya agar berdampak positif.

Beberapa janji Tik Tok adalah membersihkan konten-konten negatif di platfomberbagi video tersebut menjamin tak ada lagi konten serupa di masa depan, memperkerjakan 200 orang untuk mengawal konten negatif di Indonesia, serta meningkatkan batas umur pengguna dari 12 tahun menjadi 16 tahun. (Fatimah Kartini Bohang)

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help