Piala Dunia 2018

Final Piala Dunia 2018, Prancis vs Kroasia: Cemooh Media Inggris Jadi Motivasi Pelatih Kroasia

Salah satu motivasi besar anak asuhannya untuk bisa mengalahkan Tim Tiga Singa adalah tindakan tidak hormat media Inggris.

Final Piala Dunia 2018, Prancis vs Kroasia: Cemooh Media Inggris Jadi Motivasi Pelatih Kroasia
YURI CORTEZ/AFP
Striker Kroasia, Mario Mandzukic, mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow, 11 Juni 2018. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengungkapkan bahwa tindakan tidak hormat oleh media Inggris membuatnya mendapatkan motivasi lebih untuk meloloskan timnya ke final Piala Dunia.

Tim nasional Kroasia berhasil mengatasi perlawanan timnas Inggris dengan skor 2-1 pada babak semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Rusia, Kamis (12/7/2018).

Sempat tertinggal lewat gol tendangan bebas Kieran Trippier (menit ke-5), timnas Krosia mampu membalas melalui Ivan Perisic (68') dan Mario Mandzukic (109').

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic mengatakan bahwa salah satu motivasi besar anak asuhannya untuk bisa mengalahkan Tim Tiga Singa adalah tindakan tidak hormat media Inggris.

Sebelumnya dua pemain Kroasia yaitu Dejan Lovren dan Luka Modric mengkritik media Inggris yang kerap tidak belaku tidak hormat terhadap lawan Tim Tiga Singa.

Baca: WOW! Belum Main, Jersey Ronaldo di Juventus Seharga Rp 1,7 Juta Terjual Setiap Satu Menit

Baca: Istri Rela Dikubur Hidup-hidup Bersama Jasad Suami, Kerangka Mereka Berpelukan 3000 Tahun

Baca: Info Pendaftaran CPNS 2018 - 3 Persoalan di Pendaftaran CPNS Tahun Lalu Ini Jangan Terulang Lagi

Salah satu perlakuan tidak hormat yang dilakukan oleh media Inggris adalah dengan memberi pertanyaan kepada Dejan Lovren terkait blundernya saat berhadapan dengan Harry Kane di Liga Inggris musim lalu.

"Selalu ada beberapa motivasi tambahan dan kami selalu menghormati lawan kami," ujar Zlatko Dalic dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

"Mungkin tim Inggris seharusnya lebih menghormati kami, terutama ketika Anda mempertimbangkan di mana pemain kami bermain sepakbola mereka, tetapi ini adalah sepakbola dan olahraga," ujar dia.

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved