Piala Dunia 2018
Terungkap Sosok Para Penyusup Saat Laga Final Piala Dunia 2018
Empat orang berhasil melompat dari kursi penonton dan dua diantaranya berhasil memasuki lapangan menganggu jalannya pertandingan.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Firmauli Sihaloho
TRIBUNPEKANBARU.COM - Partai puncak final Piala Dunia 2018 diwarnai aksi pitch invader atau penyusup ke tengah lapangan.
Kejadian itu terjadi sekitar menit ke 52.
Sekelompok orang berlari ke dalam lapangan menggunakan kemeja putih, berdasi, dan bertopi.
Mereka berlari dari kursi penonton dan luput dari para pengawas lapangan atau yang disebut steward.
Dilansir tribunpekanbaru.com dari express.co.uk empat orang berhasil melewati penjaga di kursi penonton dan dua diantaranya berhasil memasuki lapangan menganggu jalannya pertandingan.
Kelompok tersebut adalah mereka yang menentang keputusan presiden Rusia, Vladimir Putin yang melakukan penangkapan illegal terhadap para pengunjuk rasa.
Pria yang berhasil masuk ke lapangan itu bernama Verzilov.
Baca: Geramnya Dejan Lovren Hingga Banting Seorang Penyusup
Baca: Bawa Negaranya Juara Piala Dunia sebagai Pemain dan Pelatih, Deschamps Samai Rekor 2 Legenda Ini
Baca: Video Sebuah Lemon Menggelinding di Jalan Ini Viral, Sudah Ditonton Jutaan Kali
Dia merupakan suami dari personil grup band punk Rusia, Pussy Riot bernama Nadezhda Tolokonnikova yang mendekam di penjara sejak tahun 2012 akibat aksi protesnya kepada Presiden Putin.
Sementara wanita yang menemani Verzilov adalah seorang model bernama Nika (Veronika) Nikulshina, 21 mahasiswa di Universitas Ekonomi Rusia Plekhanov yang bergengsi.
Baca: Iseng Ajak Shah Rukh Khan Menikah, Ini Balasan yang Didapat Ayu Ting Ting
Baca: Info Penerimaan CPNS 2018, Diaspora dan Atlet Berprestasi Akan Diprioritaskan
Baca: Hingga Final Piala Dunia 2018, 2 Pemain Timnas Perancis Ini Tak Pernah Dimainkan
Setelah pertandingan berakhir, Kelompok Pussy Riot mengklaim aksi tersebut,
Melalui aksi itu, mereka menyuarakan beberapa hal.
1. Bebaskan semua tahanan politik.
2. Jangan menanam untuk suka.
3. Hentikan penangkapan ilegal saat demonstrasi.
4. Biarkan persaingan politik di negara ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dejan-lovren_20180716_080753.jpg)