Berita Riau

Evakuasi Anak Gajah yang Terkena Jerat Babi Liar, Kakinya Luka dan Ditinggal Kelompoknya

Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan evakuasi terhadap anak gajah Sumatera liar yang terjerat dalam jeratan babi hutan.

Evakuasi Anak Gajah yang Terkena Jerat Babi Liar, Kakinya Luka dan Ditinggal Kelompoknya
Istimewa
Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan evakuasi terhadap anak gajah Sumatera liar (Elephas maximus sumatranus) yang terjerat dalam jeratan babi hutan di kebun masyarakat sekitar areal konsesi HTI PT RAPP wilayah Mandau Kab. Siak, Kamis (13/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan evakuasi terhadap anak gajah Sumatera liar (Elephas maximus sumatranus) yang terjerat dalam jeratan babi hutan di kebun masyarakat sekitar areal konsesi HTI PT RAPP wilayah Mandau Kab. Siak, Kamis (13/9/2018).

Anak gajah itu dilaporkan oleh warga terjerat pada tanggal 23 Agustus lalu.

Pada hari itu juga, Kepala Balai Besar KSDA Riau memerintahkan Tim Rescue untuk turun menangani dan berhasil melepaskan jeratan serta melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yg terluka akibat jeratan tersebut.

"Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya," unngkap Humas BBKSDA Riau, Dian kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (14/9/2018).

Baca: Bertambah Satu Titik Api di Dekat PT LIH, Hari Ini Ada Tiga Karhutla di Pelalawan

Selama dua minggu pengamatan, anak gajah hanya berputar putar di lokasi semula, sementara kelompoknya telah berada di lokasi lain dengan perkiraan jarak 57 km dari keberadaan anak gajah yg tertinggal.

Berdasarkan laporan petugas yg mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yg terlihat dari kotorannya, sehingga dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya.

"Melihat kondisi itu melalui rapat internal lingkup Balai Besar KSDA Riau tanggal 12 September 2018 yang dipimpin Kepala Balai Besar KSDA Riau, memutuskan untuk segera mengevakuasi dan membawa anak gajah tersebut ke PLG Riau di Minas untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut," lanjut Dian.

Baca: Bikin Geger, Warga Temukan Jasad Bayi Dikubur Sedalam 30 CM di Komplek Perumahan

Tim evakuasi dan pengobatan yg dikoordinir Kepala Bidang KSDA Wil. II, Heru Sutmantoro dengan didampingi drh. Rini Deswita, drh Danang dan dibantu seorang dokter hewan dari Yayasan Asyari, drh Dita serta beberapa perawat satwa, mahout, PEH, Polhut dan personil RAPP, dengan menggunakan satu gajah binaan bernama Indah segera melakukan penggiringan.

Sekitar Pukul 21:00 wib Kamis malam, gajah telah sampai di lokasi Pusat Latihan Gajah (PLG) Riau di Minas. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help